Wisata Kabupaten Pasuruan Terus Tumbuh
JALAN-JALAN PERISTIWA

Wisata Kabupaten Pasuruan Terus Tumbuh

Secara geografi, wilayah Kabupaten Pasuruan memang memiliki kontur wilayah yang sangat berpotensi dijadikan destinasi wisata baru, baik alam maupun buatan. Maka tidak heran jika belakangan ini banyak investor berdatangan demi pengembangan usahanya.

Terbaru adalah pengusaha H Muhammad Ruslan yang saat ini sedang terus mengembangkan investasinya di bidang wisata air di Desa Sengon, Kabupaten Pasuruan. Desa Sengon menjadi inspirasi penamaan lokasi wisata air miliknya namun diplesetkan dengan nama Saygon.

Uniknya, wisata air ini juga memajang sejumlah jenis pesawat seperti boeng 737-400 dan Helikopter, yang belakangan justru menjadi wahana yang paling diburu pengunjung. Pasalnya hanya dengan tiket Rp 20 ribu saja, pengunjung sudah bisa mendapatkan pengalaman menaiki pesawat modern yang lengkap dengan pramugari di dalamnya.

“Dengan membayar tiket masuk Rp 10 ribu ditambah tiket wahana pesawat Rp 20 ribu, pengunjung akan merasakan bagaimana naik pesawat sesungguhnya,” kata Marketing Manager Saygon Waterpark, Lucas Cahya Buwono.

Lucas menambahkan, pengunjung tidak hanya duduk saja. Tapi, pengunjung akan diberlakukan layaknya penumpang pesawat.

“Akan ada pramugari yang memperagakan keselamatan pesawat seperti penerbangan sesungguhnya kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film kemudian sebelum pesawat landing yang lengkap dengan guncangan saat landing,” ungkap Lucas.

Wahana permainan air yang sudah beroperasi setahun ini juga memiliki wahana lain seperti kolam ombak, kolam arus, waterpark anak, slide kecepatan ekstrim, slide terbuka dan tertutup serta twister.

Meski baru berjalan 4 bulan, Saygon terus mengembangkan usaha wisatanya dengan membuat wahana Nite Park Saygon yang mulai buka pukul 18.00 hingga 22.00. “Untuk Nite Park kami memiliki belasan wahana yang bisa dinikmati pengunjung saat malam hari.”

“Kita juga tawarkan paket dengan membayar Rp 450 ribu bisa menginap semalam dan masuk gratis di waterpark dengan seluruh wahana serta masuk gratis di Nite Park Saygon,” ungkap Lucas.

Tak hanya itu, owner Saygon juga terus mengembangkan usahanya. Tapi usaha yang baru dirintis sekitar 2 bulan ini tidak berkaitan dengan wisata tapi ke dunia pendidikan bagi pramugari dan crew darat untuk maskapai.

“Owner kita memang unik, yang terbaru ini kita mendirikan sekiolah AVIA Saygon, sekolah pramugari dan crew darat untuk maskapai. Sementara kita hanya shortclass selama 2 minggu dengan tenaga pengajar mulai pramugari, pilot serta praktisi maskapai dan mempraktekannya langsung,” pungkas Lucas. (sak)