Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»307 Batik Abad 19 Koleksi Raja Chulalongkorn

307 Batik Abad 19 Koleksi Raja Chulalongkorn

SENI BUDAYA redaksi05/11/2018 - 15:30 WIB

Jejak sejarah hubungan erat Indonesia dan Thailand terpatri dengan jelas dalam artefak berupa 307 potong kain Batik dalam berbagai corak yang berasal dari akhir abad ke-19.

Kain Batik tersebut dipamerkan di Museum Tekstil Queen Sirikit, Istana Raja Thailand (Grand Palace), Bangkok, mulai akhir Oktober 2018 sampai musim semi 2021.

Pameran dimaksud bertema “A Royal Treasure: Javanese Batik from the Collection of King Chulalongkorn of Siam”.

Kain batik yang dipamerkan adalah koleksi Raja Thailand ke-5, Chulalongkorn (Rama V). Pada masa kekuasaannya, Raja Chulalongkorn mengunjungi Pulau Jawa sebanyak 3 kali yaitu tahun 1871, 1896, dan 1901.

Sejak kunjungan yang pertama, Raja Chulalongkorn menampakan ketertarikannya yang besar terhadap seni batik, sehingga pada kunjungannya yang kedua dan ketiga Raja mulai mengoleksi kain batik dari berbagai sentra produksi batik di pulau Jawa.

Setelah Raja Chulalongkorn wafat pada 1910, koleksi batik tersebut disimpan di Grand Palace dan tidak pernah diperlihatkan ke publik selama lebih dari 100 tahun.

Dengan demikian, pameran saat ini merupakan pameran pertama batik koleksi Raja Chulalongkorn dimaksud.

Pembukaan Pameran Batik tersebut dilakukan tiga hari berturut-turut 29-31 Oktober 2018, dan dibuka untuk umum mulai 1 November 2018.

Acara Grand Opening dibuka secara resmi oleh Putri Mahachakri Sirindhorn dan dihadiri para petinggi kerajaan dan pejabat Thailand; Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Ahmad Rusdi beserta Ibu Anita Rusdi; para pakar seni dan kolektor tekstil tradisional Nusantara yang berasal dari Indonesia, Thailand, dan negara lainnya; serta para pencinta Batik.

Acara Grand Opening semakin terasa membawa hadirin ke suasana keluhuran dan kearifan budaya Jawa serta hubungan erat antara Kerajaan Thailand dan Kerajaan Jawa dengan kehadiran Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan Gusti Kanjeng Bandoro Raden Ayu Adipati Paku Alam dari Keraton Yogyakarta sebagai tamu kehormatan acara dimaksud.

Terlebih dalam acara tersebut ditampilkan pula permainan gamelan oleh guru dan siswa-siswi Sekolah Indonesia Bangkok serta staf KBRI, demonstrasi membatik oleh pembatik dari Kesultanan Yogyakarta, serta hidangan makanan dan minuman khas Indonesia, seperti Sate Ayam, Lemper, Otak-otak, Lapis Legit dan Wedang Jahe yang disajikan KBRI Bangkok.

Ketertarikan dan minat yang tinggi terhadap Batik dan budaya Indonesia tampak pada Putri Sirindhorn. Putri menikmati pertunjukan Gamelan dan demo membatik serta serius memperhatikan satu per satu koleksi batik yang dipamerkan.

Dengan telaten Putri mendengarkan penjelasan Duta Besar Ahmad Rusdi dan membuat catatan pribadi setiap elemen pameran dan pertunjukan budaya yang menarik minatnya.

Menurut Duta Besar Ahmad Rusdi, pameran Batik koleksi Raja Chulalongkorn yang diselenggarakan di salah satu obyek wisata penting Thailand ini merupakan hal yang sangat strategis bagi peningkatan pemahaman terhadap seni dan budaya Indonesia serta promosi pariwisata kepada masyarakat Thailand dan global.

“Karena Thailand merupakan negara dengan kunjungan wisatawan tertinggi di ASEAN,” papar Ahmad Rusdi dalam kesempatan bincang-bincang dengan awak media. (ist/KBRI Bangkok)

Batik Raja Chulalongkorn Raja Thailand
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.