Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»’Kuteks’ Alami Dari Rumput Laut

’Kuteks’ Alami Dari Rumput Laut

KESEHATAN redaksi24/07/2017 - 12:00 WIB

Saat ini produk kosmetik kian berkembang pesat. Segala bentuk dan variasi ada di pasaran. Salah satunya produk pewarna kuku atau kuteks ini layak dipertimbangkan, mengingat maraknya bahan kimia yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatannya.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (Unair) berhasil membuat inovasi baru produk kuteks sehat dengan bahan alami, yaitu hasil kekayaan peraian Indonesia: rumput laut.

Mengapa rumput laut? Karena memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan kuku. Produk itu diberi nama “Reds Nail Polish” dan mampu meminimalisir penggunaan bahan kimia pada kuteks.

”Karena kelompok kami mayoritas perempuan maka kami memutuskan untuk menggali inovasi di bidang kecantikan. Lalu terlintas ide membuat suatu kuteks. Selain itu untuk mengurangi penggunaan bahan kimia yang terkandung pada kuteks sebagai inovasi baru di dunia kosmetik agar aman digunakan jangka panjang,” kata Iis Suryani, ketua tim inovatif.

Selain Iis Suryani, tim yang tergabung dalam Program Kreativitas Maahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKMK) ini juga ada Neneng Apriliasanti (2016), Rino Putri Munziatih (2016) dan Depril Meriza Astutik (2015), semua mahasiswa FPK Unair.

Dijelaskan oleh Iis, manfaat pruduk kuteks berbahan rumput laut ini sebagai salah satu pengurangan bahan kimia. Dari sisi usaha, kutek dari rumput laut ini berpotensi memiliki prospek cerah karena memanfaatkan bahan alami serta meningkatkan kesadaran konsumen pemakai kutek berbahan kimia dari efek samping yang kemungkinan bisa terjadi.

”Rumput laut mempunyai kandungan nutrisi cukup lengkap,” kata Iis Suryani, seraya merinci bahwa rumput laut mengandung air (27,8%), protein (5,4%), karbohidrat (33,3%), lemak (8,6%) serat kasar (3%) dan abu (22,25%). Selain unsur tersebut rumput laut juga mengandung enzim, asam nukleat, asam amino, vitamin (A,B,C,D, E dan K) dan makro mineral seperti nitrogen, oksigen, kalsium, selenium serta mikro mineral seperti zat besi, magnesium dan natrium.

”Kandungan asam amino, vitamin dan mineral rumput laut mencapai 10-20 kali lipat dibanding dengan tanaman darat. Pewarna kuku ini juga dapat digunakan sebagai usaha pencegahan kanker karena kandungan vitamin C pada rumput laut mengandung antioksidan yang mencegah gejala kanker dan merawat kesehatan kuku,” tambah Iis.

Produk “Reds Nail Polish” sudah didesain secara praktis, sederhana dan penggunaannya juga mudah. Dari sisi pemasaran masih terbuka, sebab pemafaatan rumput laut dalam karagenan sebagai kuteks masih jarang, sehingga produk ini dapat memajukan produsen rumput laut serta sumber daya alam perairan di Indonesia.

“Pemilihan bahan utama ini semoga dapat meningkatkan daya tarik masyarakat, terutama perempuan untuk hidup sehat dengan mengurangi penggunaan kosmetik dari bahan kimia,” tambahnya.

Kutek ‘Reds Nail Polish’ ini dijual dengan harga relatif murah, sehingga dapat dijangkau semua kalangan. Bentuknya yang relatif kecil, sehingga dengan mudah dibawah kemana saja dan tidak memakan tempat. Bahan baku utama yang asli dari keanekaragaman perairan Indonesia, sehingga menunjang pelestarian kekayaan alam yang sangat melimpah sehingga menimbulkan rasa cinta pada Indonesia dan hasil dari negeri sendiri. (yul)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Protein Hewani Jadi Fokus Edukasi FKH dan FKM UNAIR untuk Cegah Stunting

09/07/2026 - 16:21 WIB

Cegah Stunting, FKH dan FK UNAIR Edukasi Ibu Hamil di Bojonegoro tentang Pentingnya Nutrisi Optimal

09/07/2026 - 16:10 WIB

Stunting Bojonegoro Jadi Fokus Kolaborasi FKH UNAIR dan Pemkab melalui Edukasi Protein Hewani

09/07/2026 - 16:03 WIB

Skrining Status Gizi Digelar FKH dan FK UNAIR di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:47 WIB

FKH UNAIR Dorong Deteksi Dini Stunting pada Usia Pra-Pubertas di Bojonegoro

07/07/2026 - 19:39 WIB

FKH UNAIR Pimpin Pengabdian Masyarakat Cegah Stunting di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:32 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.