Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»HIBURAN»Konser 120 Musisi Cilik Banyuwangi

Konser 120 Musisi Cilik Banyuwangi

HIBURAN redaksi26/07/2017 - 16:00 WIB

Ribuan penonton memadati Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu) Banyuwangi, Sabtu (22/7) malam. Tidak hanya lokal, penonton mancanegara juga tampak antusias. Mereka menyaksikan sebuah konser etnik yang dimainkan 120 anak-anak, Lalare Orkestra.

Saat dibuka, para musikus cilik tersebut langsung menggebrak dengan lagu Banyuwangi, Nandur Gendhing. Tabuhan gendang, pukulan rebana, ketukan angklung dan gesekan biola berpadu dalam sebuah orkestra. 14 komposisi musik etnik yang diaransemen moderen berhasil dimainkan dengan menarik.

Konser ini memang bukan konser musik biasa. Lalare Orkestra ini pemusiknya adalah anak-anak yang masih berusia 3,5 sampai 12 tahun itu, dari yang masih duduk di bangku play group sampai SMP.

Meski belia, mereka berhasil menunjukkan talenta bermusiknya. Bukan hanya lagu Banyuwangi seperti Seblang Lukinto dan Nyerambah Jagat, namun lagu Spanyol Besame Mucho, Ondel – ondel, hingga Yamko Rambe Yamko berhasil dibawakan mereka.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa konser ini adalah partisipasi anak-anak yang murni tumbuh dari bawah dan mandiri.

“Banyuwangi boleh maju, namun tradisi kami tidak boleh dihilangkan. Konser ini salah satu upaya untuk melestarikan tradisi daerah. Saya bangga dengan anak-anak ini,” kata Bupati Anas saat membuka acara tersebut.

Tahun 2016 lalu, Lalare Orkestra berhasil meraih perhargaan internasional Pasific Asia Travel Association (PATA) kategori heritage and culture.

Ditambahkan Anas, di tengah beragam festival yang bercita rasa moderen, seperti jazz, Indonesia Batik Fashion Week dan international tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi tetap memberikan ruang musik ethik daerah khusus anak-anak untuk eksis.

“Ada konser lalare yang tetap disuguhkan dalam Banyuwangi Festival. Setiap tahun kita hadirkan dengan tema-tema yang berbeda namun tetap bersumber dan berakar dari budaya Banyuwangi,” imbuh Anas.

Tidak hanya bermain musik, mereka juga menampilkan aksi teatrikal komedi. Sehingga penonton tidak hanya terhibur aksi seni mereka, namun juga ikut tergelak dengan canda celoteh dari drama teatrikal yang dimainkan.

Salah satu pemainnya, Hatan Zukfikar mengaku bangga ikut konser ini. Siswa kelas 3 SMPN I Srono. “Senang banget ditonton banyak orang, jadi nambah semangat ikut lagi tahun depan,” katanya dengan semangat.

Kebanggan tersebut juga dirasakan Ilzam Zulandita (12) SMPN 3 Banyuwangi. “Senang sekali ikut konser lalare. Saya memang tertarik dengan musik etnik karena ingin sesuatu yang berbeda, anak sekarang kan lebih seneng moderen, padahal musik etnik juga tak kalah keren loh,” kata Ilzam yang malam itu menjadi pembaca puisi dan membawakan lagu Besame Muco.

Konser ini juga dihadiri Bupati Sampang Fadhilah Budiono yang kebetulan sedang melakukan studi banding ke Banyuwangi masalah pariwisata dan masalah pengelolaan pemerintahan lainnya.

Meski berlangsung hingga larut malam, konser etnik tetap dipenuhi penonton. Mereka sangat menikmati pertunjukan. Konser ini pun ditutup dengan lagu Maju Tak Gentar, yang menggambarkan tekad untuk memajukan Banyuwangi. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.