Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Sebarkan Semangat Hidup Sehat Sejak Dini

Sebarkan Semangat Hidup Sehat Sejak Dini

KESEHATAN redaksi30/01/2018 - 14:00 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs H Saifullah Yusuf minta seluruh guru sekolah Taman Kanak-Kanak atau TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menyebarkan semangat hidup sehat sejak dini kepada siswa-siswi didiknya.

Permintaan itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Senam Irama Gembira Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) di Hall Zaitun Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (27/1) pagi.

Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim mengatakan, pentingnya membiasakan hidup sehat sejak dini karena tren penyakit era sekarang berbeda dengan era dulu. “Jika dulu penyakit yang menyebabkan kematian itu disebabkan penyakit menular, seperti malaria, atau paru-paru. Tapi sekarang, malah penyakit yang tidak menular” katanya.

Penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, dan kanker, lanjut Gus Ipul, cenderung menjadi penyebab kematian di era sekarang. “Karena itu, saya meminta seluruh guru TK dan PAUD untuk menyebarkan semangat hidup sehat kepada siswa-siswi didiknya sejak dini” lanjutnya.

Semangat hidup sehat, ujar pria yang gemar menikmati citarasa kopi nusantara ini, dapat dilakukan dengan menjaga pola makan, seperti rutin mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. “Konsumsilah sayur-sayuran dan buah-buahan lokal, karena lebih bagus dan bergizi” ujarnya.

Selain gemar mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, juga harus membiasakan diri untuk rutin olahraga setiap hari. “Jadi saya menyambut baik pelatihan senam irama gembira ini, mari kita ajak anak-anak didik kita untuk senang berolahraga” katanya.

Gus Ipul juga memuji semangat seluruh guru TK dan PAUD. Pasalnya, meski di beberapa aspek terdapat keterbatasan, namun semangat mereka untuk membina murid-muridnya tetap luar biasa. Ini karena kesadaran para guru bahwa mereka adalah penentu generasi masa depan bangsa.

“Guru TK dan PAUD adalah guru yang mendidik fondasi karakter generasi penerus bangsa. Sebab perkembangan karakter anak-anak yang pertama adalah di usia 0-8 tahun. Pendidikan karakter adalah paham mana yang benar dan salah, baik dan buruk. Di tingkat PAUD dan TK lah anak-anak diajarkan seperti itu” katanya.

Melihat fakta tersebut, Gus Ipul berkomitmen untuk terus memperjuangkan dunia pendidikan TK dan PAUD agar semakin maju. “Limapuluh persen keberhasilan proses pendidikan ditentukan gurunya, jadi jika kita ingin majukan pendidikan, kita harus meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru” pungkasnya.

Ketua panitia acara, Hj Anna mengatakan pelatihan senam irama gembira ini diikuti oleh 1.200 guru TK dan Kepala TK dari 35 kabupaten/kota di Jatim yang tergabung dalam IGTKI Jatim. Karena keterbatasan lokasi, pelatihan ini dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan siang. “Terima kasih kepada bapak Wagub yang sudah memfasilitasi acara ini, dan meningkatkan kualitas profesionalitas serta kesejahteraan para guru” katanya. (ita)

pilgub jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.