Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»HIBURAN»LOCK, Wadah Baru Pelaku Film Nasional

LOCK, Wadah Baru Pelaku Film Nasional

HIBURAN redaksi31/08/2019 - 16:00 WIB

Laboratorium Olah Cerita dan Kisah (LOCK) berhasil memfasilitasi peserta yang merupakan filmmakers nasional.

Acara 19-28 Agustus lalu di Jakarta itu untuk mematangkan ide cerita maupun struktur penceritaan melalui dua jenis lab, yaitu Story Development Lab dan Editing Lab.

Sekitar 26 peserta dengan 11 proyek film telah mengikuti workshop khusus film dan mendapat mentoring secara langsung dari filmmakers internasional.

Peserta yang lolos dan mengikuti kegiatan LOCK telah bersaing dengan 56 proyek film lainnya yang ikut mendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Program Director LOCK, Lisabona Rahman, kriteria utama pemilihan peserta LOCK ini adalah proyek film harus bagus secara konten, bisa dari berbagai genre film, fiksi, dokumenter, durasi panjang maupun pendek.

Bahkan dalam proses pemilihan proyek film yang diloloskan melibatkan mentor LOCK untuk ikut memberikan penilaian secara langsung.

Selama workshop film berlangsung, peserta mempresentasikan proyek film kepada mentor untuk selanjutnya mentor memberikan masukan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing proyek.

Mentor juga memberikan arahan dan berbagi pengalaman yang bisa membantu peserta menyempurnakan proyek film yang sedang mereka kerjakan.

Mereka bahkan diberikan target untuk mempresentasikan kemajuan proyek film mereka di akhir workshop, tentunya dengan bantuan arahan dan masukkan dari masing-masing mentor.

“Selama kegiatan ini berlangsung kita banyak mendapat perspektif baru ataupun masukan untuk proyek The Journey, sehingga kita tahu proyek film ini mau kita apakan dan mau kita bawa kemana,” ujar salah satu peserta LOCK, Produser The Journey, Sofyana Ali Bindair.

Dikatakan, workshop film yang memiliki lab khusus seperti ini sangat jarang di Indonesia, apalagi mentor yang mengarahkan adalah mereka yang sudah berpengalaman di perfilman internasional.

Sofyana menambahkan bahwa ilmu yang ia peroleh dari LOCK tidak akan berhenti sampai di sini, ia dan peserta lain akan menyebarkan ilmu yang mereka dapat kepada komunitas-komunitas film yang ada di daerah lain.

Ia berharap dengan keikutsertaannya dalam program LOCK bisa membawa the journey dan proyek film lainnya bisa bertemu dengan lebih banyak penonton yang tidak hanya menjangkau penonton di Indonesia tetapi juga mancanegara.

Bekraf dan YCCIF sendiri berharap melalui LOCK, industri film nasional bisa memiliki tatanan yang lebih luas untuk dikonsumsi, baik dalam maupun luar negeri ataupun festival.

Film-film Indonesia yang punya international appeal bisa punya wadah untuk dikembangkan. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah yang ingin mendorong ekspor produk film nasional. (sak)

Bekraf Laboratorium Olah Cerita dan Kisah LOCK
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.