Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Baju Ramah Lingkungan Ganjar – Mahfud

Baju Ramah Lingkungan Ganjar – Mahfud

KOMUNITAS redaksi24/01/2024 - 12:00 WIB

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengenakan baju ramah lingkungan karya anak bangsa usai debat keempat Pilpres 2024. Menurut Mahfud, baju yang dikenakannya merupakan bukti nyata dirinya dan Ganjar Pranowo sebagai pasangan yang peduli terhadap kelangsungan lingkungan.

“Baju yang saya pakai bersama Pak Ganjar ini merupakan aksi nyata. Izinkan saya bercerita tentang perjalanan baju ini. Baju ini terbuat dari kapas yang mudah terurai secara alami kapas ini ditanami oleh petani perempuan di Tuban Jawa Timur dengan teknik tumpang sari tanpa menggunakan bahan kimia,” kata Mahfud di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (21/1) malam.

Mahfud menjelaskan, baju tersebut membawa harapan para pembuatnya yakni kelompok perempuan Indonesia untuk merawat Ibu Pertiwi dari kerusakan lingkungan. Dia berujar, baju itu terbuat dari kapas yang diproduksi menjadi benang dan ditenun secara manual menjadi sehelai kain pewarnaan menggunakan pewarna alami.

“Jadi baju ini menghindari penggunaan 2,5 juta liter bahan kimia. sementara kancingnya diproduksi di Makassar,” ungkap Mahfud.

Mahfud mengutarakan, kain yang sudah dipanen dari kapas dan ditenun menjadi benang dijahit oleh ibu-ibu di desa Badung Bali. Sehingga menggambarkan semangat dan kerja keras.

“Ini memberikan penghidupan yang lebih baik bagi keluarganya di masa depan di mana 100 persen dari mereka menerima upah yang layak,” urai Mahfud.

Menurutnya, dibutuhkan waktu selama enam bulan untuk tumbuh, menenun dan menjahit baju. Proses ini telah menebarkan dampak positif untuk 1500 kehidupan terdiri dari petani hingga penjahit.

“Baju ini juga berhasil memproduksi 80 ton CO2 dan menggenerasi 30 hektare lahan melalui daur ukang sampah dan mengubah tanah kering menjadi agroforestri,” pungkas Mahfud. (gp)

Ganjar Pranowo Pilpres 2024
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.