Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Efisiensi Kapal Demi Lingkungan

Efisiensi Kapal Demi Lingkungan

KOMUNITAS redaksi27/03/2024 - 12:00 WIB

Sebagai salah satu penyumbang utama pencemaran lingkungan, emisi gas telah menjadi sorotan utama dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Berangkat dari hal tersebut, Guru Besar ke-202 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Dr I Made Ariana ST MT mengkaji pengurangan dampak negatif emisi gas buang kapal di perairan laut guna menguatkan efisiensi energi kapal nasional menuju net zero emission.

Lelaki yang kerap disapa Made ini melakukan penelitian yang berfokus pada pengukuran efisiensi energi kapal dengan menggunakan konsep Indeks dan Indikator Operasional Efisiensi Energi (EEOI). “Hal ini penting untuk mengevaluasi efisiensi energi kapal sejak tahap perancangan, agar nantinya dapat berdampak pada keberlanjutan lingkungan dan finansial,” terang Made lebih lanjut.

Oleh karena itu, dosen dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS ini melakukan pengembangan inovasi sistem Traffic Separation Screen (TSS) berbasis data Automatic Identification System (AIS), guna memonitor efisiensi energi kapal yang didukung dengan menggunakan data statis dan dinamis kapal untuk menghitung indikator efisiensi energi seperti Carbon Intensity Indicator (CII). Dengan demikian, perusahaan pelayaran dapat memantau dan meningkatkan efisiensi energi kapal mereka secara lebih efektif.

Kepala Laboratorium Permesinan Kapal ITS ini menjelaskan bahwa sistem tersebut memiliki fitur utama dalam pemantauan dan pencatatan penggunaan energi secara real time setiap bulan. Fitur ini mempermudah operator kapal dalam berkontribusi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca agar dapat mengambil langkah perbaikan yang sesuai. “Dengan mengurangi jumlah emisi secara signifikan, maka keputusan dalam pemberhentian operasi kapal dapat lebih komprehensif,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Made juga mengembangkan metode Engine Power Limitation (EPL) sebagai cara untuk membatasi konsumsi bahan bakar kapal dengan biaya yang lebih murah. “Meskipun mengurangi kecepatan operasional, metode ini memberikan manfaat berupa sertifikat efisiensi energi dari International Maritime Organization (IMO) dan memungkinkan kapal beroperasi di area dengan regulasi yang ketat,” terangnya lebih lanjut.

Profesor asal Bali ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, perusahaan pelayaran, dan lembaga riset. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan inovasi ini dapat membantu Indonesia mencapai target program net zero emission dan meningkatkan daya saing kapal Indonesia secara global. “Ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi kemaritiman dapat digunakan untuk mengatasi tantangan lingkungan,” ujar Made.

Dalam pengembangannya, Made menyadari bahwa masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah keterbatasan jangkauan sistem yang memerlukan peningkatan jumlah receiver berbasis satelit (RBS) untuk memperluas cakupan area. Guna mengatasi hal ini, Made juga telah mencoba untuk menghibahkan sistem monitoring dan kajian kemaritiman rancangannya tersebut ke lebih dari 12 mitra strategis, seperti universitas dan lembaga pemerintah.

Melalui inovasi ini, Made berharap perusahaan pelayaran di Indonesia akan mengadopsi bahan bakar yang lebih efisien, menetapkan contoh bagi kapal lain untuk praktik ramah lingkungan. Dengan demikian, Indonesia bisa menuju pengurangan emisi sesuai standar IMO. “Diharapkan akan diteruskan adopsi dari solusi ini guna memajukan industri perkapalan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya optimistis. (ita)

Guru Besar ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.