Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Gagas Aplikasi Edutainment Berbasis Metaverse

Gagas Aplikasi Edutainment Berbasis Metaverse

KOMUNITAS redaksi16/05/2025 - 12:00 WIB

Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, dua mahasiswa lintas fakultas UNAIR berhasil meraih Juara I dalam ajang National Essay Competition (NEC) 2025 yang diumumkan pada Selasa (06/05) lalu.

Keduanya adalah Mohammad Pradana Setyawan dari Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan, Sekolah Vokasi, dan Rava Adistya Hanum dari Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya.

im UNAIR berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan gagasan inovatif bertajuk Aplikasi Edutainment Berbasis Metaverse dan Blockchain Sebagai Solusi Pendidikan Kritis dalam Era Demokrasi Digital.

Dalam esainya, mereka mengangkat isu rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa Indonesia dalam konteks demokrasi digital.

Karya mereka mengusulkan pengembangan aplikasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang menggabungkan unsur edutainment, dunia virtual metaverse, serta sistem keamanan blockchain. Inovasi itu dirancang untuk menumbuhkan literasi digital dan sikap demokratis sejak usia sekolah.

“Kami prihatin melihat maraknya disinformasi dan buzzer politik yang mudah memengaruhi siswa. Demokrasi yang sehat butuh generasi yang kritis dan aktif. Maka dari itu, kami menghadirkan solusi yang aplikatif dan futuristik,” jelas Pradana.

Rava menambahkan bahwa esai mereka berangkat dari hasil studi literatur yang mendalam, mulai dari data PISA, kebijakan pendidikan di Tiongkok, hingga dinamika media sosial politik di Indonesia. “Kami menyusun fitur-fitur aplikasi berdasarkan analisis SWOT serta relevansinya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” tambahnya.

Proses penulisan esai ini memakan waktu sekitar dua pekan. Mulai dari brainstorming, riset akademik, hingga penyusunan argumen dan desain teknis aplikasi. Salah satu tantangan terbesar, menurut keduanya, adalah bagaimana menggabungkan konsep teknologi tinggi dengan nilai-nilai demokrasi dan pendidikan secara utuh dan sistematis.

“Menulis itu satu hal, tapi memastikan gagasan kami bisa diterima secara ilmiah dan logis oleh dewan juri menjadi tantangan tersendiri,” ungkap Rava.

Tak berhenti pada ajang perlombaan, Pradana mengungkapkan rencana mereka untuk mengembangkan ide ini menjadi prototype nyata yang akan diintegrasikan dalam program Kampus Merdeka atau kerja sama dengan mitra pendidikan.

“Menang itu menyenangkan, tapi yang lebih penting adalah bagaimana gagasan kami bisa benar-benar memberi dampak nyata,” kata Pradana.

Atas capaian ini, keduanya mendapat apresiasi positif dari dosen, pihak fakultas, serta keluarga. Mereka berharap kemenangan ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa UNAIR lainnya untuk terus berkarya dan menyuarakan ide-ide inovatif untuk perubahan sosial. (ita)

Mahasiswa Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.