Atlet dayung putri Indonesia Herlin Lali dan Sella Monim berhasil meraih 1 medali emas dan 1 medali perunggu. Keduanya meraih medali pada ajang Asian Canoe Confederation (ACC).
Emas diraih Herlin-Sella dari WC2-200m (women’s canoe double 200 meter) dan WC2-500m (women’s canoe double 500 meter). Dengan 49,736 detik, lebih cepat 0,95 dari tuan rumah Tiongkok, sebagaimana keterangan PODSI yang diterima pada Rabu (14/05).
Tiongkok diwakili Li Shuqi dan Xue Lina, di lintasan 6 dan meraih medali perak. Sementara Nguyen Thi Huong dan Diep Thi Huong (Vietnam), di lintasan 5 dengan 50,970 detik meraih medali perunggu.
Dari 244 pedayung (20 negara) yang berpartisipasi, Indonesia mengirim 6 atlet, terdiri dari 2 putra, dan 4 putri. Tim Merah Putih ambil bagian dalam 6 dari 21 nomor dayung kano yang dilombakan.
Sementara Tiongkok, mendominasi peraihan medali emas dengan total 14 medali. Diikuti Kazakhstan dengan 5 medali emas, kemudian Vietnam dan Indonesia masing-masing meraih 1 medali emas.
Herlin-Sella dalam lomba sebelumnya di nomor WC2-500m, meraih medali perunggu dengan catatan waktu 2:17,511 detik. Perak diraih pasangan Vietnam, Nguyen Thi Huong dan Diep Thi Huong, dalam waktu 2:11,72 detik.
Emas diraih pasangan tuan rumah, Shixiao Xu and Mengya Sun yang 2,03 detik lebih cepat dari pasangan Vietnam. Keduanya merupakan juara dunia dan juara Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024.
Asian Canoe Confederation sendiri berlangsung pada 9-10 Mei 2025. Bertempat di Yaohu International Aquatic Sports Center, di Kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, Tiongkok. (rri)

