Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Bahaya Mikroplastik pada Produk Perikanan

Bahaya Mikroplastik pada Produk Perikanan

KESEHATAN redaksi20/06/2025 - 13:00 WIB

Mikroplastik telah menjadi masalah serius bagi sektor lingkungan dan kesehatan dalam beberapa dekade. Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran mikroskopik dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Karena itu, keberadaannya di lingkungan menjadi sulit dideteksi dan dapat masuk ke dalam tubuh hewan bahkan manusia.

Banyak penelitian yang menunjukkan adanya sejumlah mikroplastik yang ditemui di lingkungan perairan dan masuk ke tubuh ikan. Kontaminasi ini tentunya dapat berbahaya bagi kesehatan ikan dan manusia apabila dikonsumsi.

Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR Ayu Lana Nafisyah SPi MSc PhD mengatakan bahwa sejak lama sudah ditemukan mikroplastik pada sejumlah ikan.

Hasilnya cukup mengejutkan, karena mikroplastik ditemukan di hampir seluruh bagian tubuh ikan yang ada pada lokasi tertentu yang terdapat banyak buangan limbah plastik yang masuk ke perairan.

Ayu menyebut saat ini mikroplastik telah ditemukan hampir di semua tempat, tak terkecuali pada lingkungan perairan. Limbah mikroplastik dapat berasal dari aktivitas rumah tangga seperti buangan kemasan makanan yang dikonsumsi sehari-hari, maupun dari industri yang memiliki skala yang lebih besar.

“Plastik yang ada di lingkungan khususnya perairan tidak dapat hilang, namun akan terurai menjadi komponen yang lebih kecil dengan bantuan arus dan sinar UV yang berasal dari matahari. Pecahan kecil ini yang menjadi berbahaya karena dapat masuk ke dalam tubuh ikan dan berpotensi dikonsumsi oleh manusia,” ungkapnya.

Ayu memaparkan berdasarkan asalnya, mikroplastik dapat terbagi menjadi mikroplastik primer yang memang dibuat dalam ukuran yang kecil seperti scrub pada produk skincare yang berfungsi untuk menghaluskan kulit. Sedangkan mikroplastik sekunder berasal dari plastik yang awalnya berukuran besar dan terurai menjadi komponen yang lebih kecil.

“Penemuan mikroplastik pada produk perikanan menjadi suatu peringatan bahaya bagi manusia. Akumulasi mikroplastik pada tubuh dapat menjadi racun pada tubuh manusia yang dapat berakibat masalah kesehatan khususnya pada pernafasan, pencernaan, hingga menyebabkan kanker sampai resiko kematian,” ungkapnya.

Dalam menghadapi tantangan ini, Ayu menyebut diperlukan sinergi antara masyarakat awam dan akademisi untuk meningkatkan pemahaman bahaya mikroplastik pada kesehatan.

Perlu dilakukan banyak penelitian untuk dapat melakukan pemetaan lokasi dengan kadar mikroplastik tinggi sehingga masyarakat dapat menghindari membeli produk perikanan dari daerah tertentu.

“Sebagai akademisi, kita juga harus menyebarkan ilmu ini kepada masyarakat agar masyarakat umum memiliki pengetahuan mengenai dampak konsumsi produk perikanan yang terkontaminasi mikroplastik. Pendekatan melalui pengabdian masyarakat maupun KKN dapat dilakukan, dengan demikian diharapkan tingkat awareness masyarakat meningkat sehingga kebiasaan konsumsi (penggunaan) plastik di masyarakat juga dapat menurun,” ungkapnya. (ita)

Ayu Lana Nafisyah Bahaya Mikroplastik
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.