Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EVOS Unair Daur Ulang Baterai EV

EVOS Unair Daur Ulang Baterai EV

PERISTIWA redaksi21/06/2025 - 13:00 WIB

Tim riset Electric Vehicle on Study (EVOS), FTMM Universitas Airlangga menginisiasi proyek inovatif bertajuk REVOLT yang berfokus pada optimalisasi siklus hidup baterai kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).

Penelitian ini menjadi bagian dari kontribusi UNAIR terhadap capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam isu lingkungan dan energi bersih.

Kegiatan penelitian dilakukan sepanjang tahun 2025 dengan pusat eksperimen di Gedung Workshop UNAIR. Tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri UNAIR Nadia Salsabila Chansa (2023), Rahma Ayu Kusuma Wardani (2024), dan Christofanny Nathaniela Naibaho (2023) berperan aktif di bawah bimbingan Dr Tahta Amrillah.

Penelitian ini mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi, menganalisis, dan mengelola kondisi baterai bekas EV. Sistem yang dirancang menggunakan sensor suhu, arus, dan tegangan yang terhubung ke mikrokontroler, mengirimkan data secara real-time ke platform cloud.

“Dengan dukungan AI, data yang masuk diproses untuk mendeteksi anomali, menilai kesehatan baterai, dan memprediksi kegagalan fungsi. Ini memungkinkan baterai digunakan kembali secara efisien tanpa risiko kerusakan mendadak,” ujar Nadia sebagai ketua tim.

Dalam pendekatannya, tim EVOS tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga memperkenalkan konsep sharing economy dalam pemanfaatan baterai bekas.

“Kami ingin menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, di mana baterai yang sudah tidak terpakai dapat memiliki fungsi baru melalui sistem sewa berbasis platform digital,” ujar Rahma.

Melalui platform ini, baterai hasil remanufaktur disewakan kembali kepada pengguna lain, sehingga tidak perlu diproduksi baterai baru setiap saat.

Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa baterai bekas yang telah direkondisi mampu mencapai kapasitas hingga 4.940 mAh dan tetap stabil digunakan untuk jarak tempuh hingga 50 km. “Proses rekondisi ini bukan hanya memperpanjang siklus hidup baterai, tetapi juga secara signifikan menekan biaya lingkungan akibat limbah elektronik,” tambahnya.

Proyek REVOLT menjadi bukti bahwa inovasi berbasis data dan teknologi dapat menjadi solusi konkret untuk tantangan lingkungan masa kini. Di tengah peningkatan penggunaan kendaraan listrik, pendekatan seperti ini membuka jalan bagi sistem ekonomi sirkular yang efisien dan ramah lingkungan.

“Dengan mengintegrasikan teknologi pintar dan pendekatan kolaboratif seperti sharing economy, kami ingin menciptakan sistem yang bukan hanya efisien, tapi juga inklusif dan berorientasi masa depan,” tegas Christofanny. Ia berharap riset ini dapat menjadi blueprint untuk pengembangan industri baterai berkelanjutan di Indonesia. (ita)

Tim EVOS Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.