Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Pentas Seni Imam Al-Bukhari dan Soekarno

Pentas Seni Imam Al-Bukhari dan Soekarno

PERISTIWA redaksi27/06/2025 - 14:19 WIB

DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang pariwisata dan kebudayaan bekerja sama dengan Yayasan Tautan Seni untuk mengadakan pentas dalam rangka memeriahkan momen Bulan Bung Karno pada Juni 2025.

Pentas seni bertajuk Imam Al-Bukhari dan Soekarno di Balai Budaya Surabaya, Jumat (27/06).

Dalam pentas seni tersebut, akan ada musik klasik dan modern, lagu nasional, musik tradisi, di Indonesia dan Uzbekistan, acara zikir, film dokumenter, serta simbol keagamaan dari kedua negara tersebut.

Seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari cerita teater yang menampilkan tokoh kunci dalam sejarah, yaitu Bung Karno dan Khrushchev.

Pementasan tersebut adalah bentuk pementasan teater arsip yang mempertontonkan tokoh Imam Al-Bukhari dan Soekarno. Generasi muda masa kini dapat menyimak kembali cerita Soekarno melalui panggung budaya.

Jadi, pentas yang digarap oleh Bumi Purnati Indonesia merupakan pentas kolaborasi teater musikal Indonesia dengan Uzbekistan. Dalam pentas tersebut akan ditunjukkan momen saat Soekarno berkunjung ke Uzbekistan yang menjadi lokasi makam Imam Al-Bukhari.

Tujuan kunjungan Soekarno saat itu untuk memenuhi undangan Presiden Uni Soviet pada 1956. Namun, sebelum memberikan persetujuan untuk pergi ke sana, Soekarno meminta Nikita Khrushchev yang waktu itu menjabat sebagai Presiden Uni Soviet agar menemukan kembali makam Imam Al-Bukhari yang merupakan ahli hadis dalam Islam.

Kunjungan tersebut tentunya memiliki nilai sejarah yang penting karena mampu memperkuat hubungan politik Indonesia dan Uzbekistan yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Pentas seni bertajuk Imam Al-Bukhari dan Soekarno tergolong historical reenactment atau reka ulang adegan bersejarah yang mampu mengingatkan kembali misi-misi seni Indonesia dengan negara lain pada era pemerintahan Soekarno, terutama saat memasuki 1950-1965.

Kunjungan Soekarno ke Uzbekistan kala itu bersamaan dengan peristiwa perseteruan antara Blok Timur dan Blok Barat. Sehingga, harus berhati-hati. Sebab, Indonesia adalah negara yang tidak condong pada kedua blok tersebut dan menganut politik bebas-aktif. (ist)

Bung Karno Soekarno
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.