Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Warga Surabaya Bersihkan Pantai Tambak Wedi

Warga Surabaya Bersihkan Pantai Tambak Wedi

KOMUNITAS redaksi22/09/2025 - 14:00 WIB

Pemkot Surabaya menggelar aksi bersih-bersih massal di sepanjang Pantai Tambak Wedi, Kenjeran, pada Sabtu (20/09) pagi. Acara ini merupakan bagian dari peringatan World Cleanup Day dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Komunitas hingga Kader Surabaya Hebat.

Aksi ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta yang terbagi dalam empat zona pembersihan. Mereka tidak hanya membersihkan sampah di kawasan pantai, tetapi juga di area sekitar Jembatan Suramadu hingga ke area Pantai Batu-batu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan serentak di seluruh kabupaten/kota di Indonesia sesuai arahan Menteri Lingkungan Hidup. “Ini kerja bakti serentak di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2025,” ujar Dedik.

Ia menambahkan, aksi ini bertujuan mengingatkan masyarakat bahwa kondisi bumi sedang tidak baik-baik saja akibat pencemaran. Khususnya sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi generasi mendatang. “Kita mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder, mulai dari TNI, Polri, LSM, pengusaha, KSH, hingga pelajar untuk semua terlibat di sini,” kata Dedik.

Menurut Dedik, kegiatan ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan laut. Ia menjelaskan bahwa lebih dari 80 persen oksigen yang dihirup manusia dihasilkan oleh plankton di laut, sehingga kebersihan laut penting diperhatikan demi menjaga sumber oksigen bagi kehidupan.

Selama ini, DLH Surabaya memiliki tim yang secara rutin menindak pembuang sampah sembarangan. Meski demikian, Dedik mengakui masih banyak warga yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya. Oleh karena itu, Ia menekankan pentingnya mengurangi produksi sampah dimulai dari diri sendiri.

“Ayo kurangi sampah dari diri kita sendiri. Kalau di hilir sudah terlambat penanganannya. Kita sekarang fokus di hulu, mulai edukasi masyarakat untuk lebih bijak memakai produk-produk yang bisa menghasilkan sampah berlebihan,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, masyarakat harus bijak dalam membeli makanan atau barang agar tidak menimbulkan banyak sisa atau sampah yang tidak perlu. Tak hanya itu, Dedik juga kembali mengajak warga Surabaya untuk mengurangi pemakaian popok sekali pakai dan beralih ke popok kain.

“Bertepatan dengan World Cleanup Day, masyarakat Kota Surabaya bisa lebih bijak dalam pengelolaan sampah dan terpenting sadar untuk tidak membuang sembarangan,” tandasnya.

Salah satu pegiat lingkungan dan pendiri Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan (Ecoton) yang turut hadir dalam aksi bersih-bersih ini, Prigi Arisandi mengatakan bahwa Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga sebagai pencemar plastik terbesar di dunia, setelah India dan Nigeria.

Menurutnya, keberadaan Kota Surabaya yang berada di hilir Sungai Brantas, menjadi salah satu “hotspot” kontribusi pencemaran mikroplastik. “Sampah dari Malang, Batu, dan 16 kota lainnya akhirnya bermuara di Tambak Wedi, Wonorejo, dan Wonokromo. Surabaya punya pekerjaan rumah besar untuk menanggulangi sampah plastik,” jelas Prigi. (ita)

bersih bersih pantai
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.