Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Gubernur Khofifah Tancap Gas Awali 2026, Resmikan Revitalisasi 38 SMA/SMK dan SLB di Malang Raya

Gubernur Khofifah Tancap Gas Awali 2026, Resmikan Revitalisasi 38 SMA/SMK dan SLB di Malang Raya

PERISTIWA Tiara AS03/01/2026 - 12:02 WIB
Gubernur Khofifah meresmikan revitalisasi 38 SMA, SMK, dan SLB di Malang Raya sebagai penguatan sarana pendidikan Jawa Timur awal 2026.

Mengawali kalender kerja tahun 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung tancap gas dengan meresmikan hasil rehabilitasi dan revitalisasi sarana prasarana 38 sekolah SMA, SMK, dan SLB di wilayah Malang Raya. Peresmian digelar di Halaman SMK Negeri 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (2/1/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, serta perwakilan kepala sekolah penerima program.

Sebanyak 38 sekolah tersebut terdiri dari 23 SMK negeri dan swasta dengan sembilan menu bantuan, 12 SMA negeri dan swasta dengan sembilan menu bantuan, serta tiga SLB negeri dengan tujuh menu bantuan. Program ini mencakup rehabilitasi dan revitalisasi berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.

Sejumlah sekolah penerima program antara lain SMKN 2 Singosari, SMKN 12 Malang, SMKN 13 Malang, SMKN 1 Kepanjen, SMAN 3 Malang, SMAN 6 Malang, SMAN 7 Malang, SMAN 8 Malang, SMAN 10 Malang, SMAN 1 Lawang, serta berbagai SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta lainnya di Kota dan Kabupaten Malang.

Gubernur Khofifah menegaskan, program rehabilitasi dan revitalisasi ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, nyaman, dan inspiratif bagi peserta didik.

“Ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah menyiapkan sarpras yang lebih layak serta menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif bagi peserta didik,” ujar Khofifah.

Ia menyampaikan bahwa program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam peningkatan mutu pendidikan, serta visi Nawa Bhakti Satya melalui Program Jatim Cerdas, yang menekankan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

Menurut Khofifah, sebagian besar bantuan difokuskan pada perbaikan fasilitas dasar seperti toilet dan sanitasi, ruang kelas, hingga laboratorium. Ia menilai fasilitas pendukung, termasuk kamar mandi sekolah, merupakan bagian penting dari mutu layanan pendidikan.

“Ini sebagian besar antara lain untuk kamar mandi atau toilet. Kita berharap seluruh sekolah kualitas sarprasnya makin membaik,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah mengajak seluruh kepala sekolah dan insan pendidikan untuk bergerak cepat di awal 2026, khususnya dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan SDM Jawa Timur.

“Kita ingin pastikan di awal 2026 ini Pemprov Jatim siap tancap gas dan gercep, terutama sektor pendidikan,” tegasnya.

Tak hanya menekankan pembangunan fisik, Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

“Bukan hanya fisik, yang lebih ingin kita kuatkan adalah pendidikan karakter. Pemimpin berkarakter akan terlahir dari proses pendidikan yang baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut menyerahkan bantuan 100 sarung dan mukena kepada SMKN 2 Singosari, bantuan biaya pendidikan kepada 10 siswa kurang mampu masing-masing sebesar Rp1 juta, serta bantuan sembako kepada petugas kebersihan dan penjaga sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyatakan bahwa program rehabilitasi dan revitalisasi ini merupakan langkah transformasi pendidikan agar semakin berdampak nyata.

“Ini adalah lompatan transformasi pendidikan Jawa Timur agar proses belajar mengajar berlangsung aman, nyaman, dan berkualitas,” kata Aries.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap berkomitmen melanjutkan perbaikan sarana prasarana sekolah, meskipun di tengah efisiensi anggaran.

“Masih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan, tambahan ruang kelas, dan alat praktik. Karena itu, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas,” pungkasnya. (tas)

Jatim Cerdas Khofifah Indar Parawansa pendidikan Jawa Timur 2026 revitalisasi sekolah Jawa Timur SMA SMK SLB Malang Raya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.