Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Sasar Perumahan Elite, Pemkot Surabaya Gandeng REI dan Apersi Tuntaskan DTSEN

Sasar Perumahan Elite, Pemkot Surabaya Gandeng REI dan Apersi Tuntaskan DTSEN

PERISTIWA Tiara AS21/02/2026 - 12:36 WIB
Pemkot Surabaya percepat DTSEN, gandeng REI dan Apersi untuk buka akses perumahan elite. Target 181.867 KK tuntas Maret 2026.

Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penyelesaian pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan menyasar kawasan perumahan elite yang selama ini relatif tertutup. Targetnya, sebanyak 181.867 Kartu Keluarga (KK) dapat dituntaskan sebelum 31 Maret 2026.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pendataan DTSEN adalah akses masuk ke perumahan cluster premium. Untuk itu, Pemerintah Kota Surabaya mengoptimalkan koordinasi lintas sektor, termasuk melibatkan tiga pilar kecamatan yakni camat, kapolsek, dan danramil.

Selain pendekatan kewilayahan, Pemkot juga berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) yang memiliki jejaring dengan para pengembang perumahan. Langkah ini diperkuat dengan menggandeng asosiasi pengembang seperti Real Estate Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

“Kami terus melakukan edukasi agar warga di perumahan elite bersedia membuka akses survei dan melengkapi DTSEN. Ini bukan sekadar pendataan, tetapi untuk memastikan database kota akurat,” ujar Eddy, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan, pendataan DTSEN tidak hanya menyasar warga prasejahtera atau kelompok desil 5 ke bawah. Warga di cluster premium atau desil 5 ke atas pun wajib terdata. Data yang akurat, menurutnya, menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan publik, termasuk intervensi sosial dan pelayanan administrasi lainnya.

Bagi warga yang merasa belum disurvei, Pemkot menyediakan mekanisme konfirmasi mandiri. Warga dapat mengakses laman resmi surabaya.go.id dengan memasukkan NIK, tanggal lahir, serta alamat domisili terkini. Alternatif lainnya, warga dapat melapor langsung ke kantor kelurahan setempat.

Setelah data dikirimkan, tim surveyor akan melakukan verifikasi lapangan maksimal dalam waktu satu minggu dengan menghubungi nomor telepon yang didaftarkan. Proses ini bertujuan memastikan validitas data sekaligus mempercepat penyelesaian target.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Pemkot, termasuk penyediaan layanan daring. Namun, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan asosiasi pengembang untuk menjembatani komunikasi dengan pengelola perumahan.

“Kami sempat menemukan pengelola cluster yang tertutup. Setelah diberikan pemahaman, akhirnya mereka membuka akses bagi tim survei,” katanya.

Hingga kini, pendataan DTSEN di Surabaya telah mencapai 1.026.192 KK atau sekitar 83 persen dari total sasaran. Sisanya, sekitar 17 persen, masih dalam tahap percepatan dan konfirmasi. Pemkot optimistis, dengan dukungan lintas sektor dan asosiasi pengembang, target penyelesaian pada akhir Maret 2026 dapat tercapai.

Apersi Surabaya Dispendukcapil Surabaya DTSEN Surabaya Eddy Christijanto Pemkot Surabaya pendataan KK Surabaya REI Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.