Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya tengah melakukan konsolidasi dan verifikasi data calon penerima beasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)-TK. Program ini ditujukan bagi siswa dari keluarga miskin dan pra miskin agar bantuan pendidikan tepat sasaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menyampaikan bahwa proses verifikasi menjadi tahap krusial sebelum bantuan disalurkan. Menurutnya, pendataan harus memastikan bahwa calon penerima masih terdaftar dalam basis data keluarga miskin atau pra miskin milik pemerintah.
“Saat ini kami melakukan konsolidasi data. Verifikasi harus benar-benar dilakukan agar beasiswa ini diterima oleh keluarga yang berhak, sesuai arahan Wali Kota,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Arahan tersebut merujuk pada kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang menegaskan bahwa bantuan pendidikan difokuskan bagi warga kurang mampu. Jika siswa PAUD-TK masih tercatat sebagai keluarga miskin atau pra miskin, sekolah tidak diperkenankan menarik biaya pendidikan.
Dispendik memperkirakan sekitar 8.000 siswa PAUD-TK akan menjadi penerima manfaat program ini. Namun, sebelum realisasi, pengecekan ulang di lapangan tetap dilakukan untuk memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi riil keluarga.
Selain validasi data, Dispendik juga menyiapkan skema teknis penyaluran bantuan. Tantangan muncul karena sebagian besar siswa PAUD belum memiliki rekening pribadi. Oleh sebab itu, mekanisme distribusi dana akan dirancang agar transparan dan akuntabel tanpa menimbulkan kendala administratif.
Untuk meningkatkan akurasi, Dispendik berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Surabaya guna mencocokkan data penerima dengan basis data kesejahteraan sosial. Sinergi lintas perangkat daerah ini diharapkan dapat meminimalkan potensi kesalahan sasaran.
Febrina menargetkan seluruh proses administrasi dan verifikasi dapat diselesaikan pada akhir Februari 2026. Jika seluruh tahapan rampung, bantuan beasiswa sebesar Rp50 ribu per bulan per siswa akan segera direalisasikan.
Program beasiswa PAUD-TK ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam memperluas akses pendidikan sejak usia dini, sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga kurang mampu. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mendukung pemerataan pendidikan dan mencegah anak-anak dari keluarga rentan tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan dasar. (tas)
