Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Dispendik Surabaya Konsolidasi Data 8.000 Calon Penerima Beasiswa PAUD-TK, Target Tuntas Akhir Februari 2026

Dispendik Surabaya Konsolidasi Data 8.000 Calon Penerima Beasiswa PAUD-TK, Target Tuntas Akhir Februari 2026

PERISTIWA Tiara AS25/02/2026 - 12:03 WIB
Dispendik Surabaya verifikasi 8.000 calon penerima beasiswa PAUD-TK bagi keluarga miskin, target rampung akhir Februari 2026.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya tengah melakukan konsolidasi dan verifikasi data calon penerima beasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)-TK. Program ini ditujukan bagi siswa dari keluarga miskin dan pra miskin agar bantuan pendidikan tepat sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menyampaikan bahwa proses verifikasi menjadi tahap krusial sebelum bantuan disalurkan. Menurutnya, pendataan harus memastikan bahwa calon penerima masih terdaftar dalam basis data keluarga miskin atau pra miskin milik pemerintah.

“Saat ini kami melakukan konsolidasi data. Verifikasi harus benar-benar dilakukan agar beasiswa ini diterima oleh keluarga yang berhak, sesuai arahan Wali Kota,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Arahan tersebut merujuk pada kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang menegaskan bahwa bantuan pendidikan difokuskan bagi warga kurang mampu. Jika siswa PAUD-TK masih tercatat sebagai keluarga miskin atau pra miskin, sekolah tidak diperkenankan menarik biaya pendidikan.

Dispendik memperkirakan sekitar 8.000 siswa PAUD-TK akan menjadi penerima manfaat program ini. Namun, sebelum realisasi, pengecekan ulang di lapangan tetap dilakukan untuk memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi riil keluarga.

Selain validasi data, Dispendik juga menyiapkan skema teknis penyaluran bantuan. Tantangan muncul karena sebagian besar siswa PAUD belum memiliki rekening pribadi. Oleh sebab itu, mekanisme distribusi dana akan dirancang agar transparan dan akuntabel tanpa menimbulkan kendala administratif.

Untuk meningkatkan akurasi, Dispendik berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Surabaya guna mencocokkan data penerima dengan basis data kesejahteraan sosial. Sinergi lintas perangkat daerah ini diharapkan dapat meminimalkan potensi kesalahan sasaran.

Febrina menargetkan seluruh proses administrasi dan verifikasi dapat diselesaikan pada akhir Februari 2026. Jika seluruh tahapan rampung, bantuan beasiswa sebesar Rp50 ribu per bulan per siswa akan segera direalisasikan.

Program beasiswa PAUD-TK ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam memperluas akses pendidikan sejak usia dini, sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga kurang mampu. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mendukung pemerataan pendidikan dan mencegah anak-anak dari keluarga rentan tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan dasar. (tas)

bantuan pendidikan PAUD Beasiswa PAUD Surabaya Dinsos Surabaya dispendik surabaya Eri Cahyadi keluarga miskin Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.