Prosesi Wisuda Periode ke-261 Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi momentum penting bagi ribuan lulusan, termasuk sejumlah tokoh nasional yang turut menuntaskan studi mereka. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Arteria Dahlan, Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, yang kini resmi menyandang gelar doktor dari Fakultas Hukum.
Bagi Arteria, capaian akademik tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang yang sarat pembelajaran, baik secara intelektual maupun personal. Ia menilai bahwa pendidikan doktoral bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan proses pembentukan cara berpikir yang lebih matang dan terstruktur.
Selama menempuh pendidikan di UNAIR, Arteria merasakan atmosfer akademik yang menuntut kedisiplinan serta konsistensi dalam menggali ilmu. Ia menilai, sistem pembelajaran di kampus tersebut mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan realitas sosial yang kompleks.
Menurutnya, UNAIR mampu menjaga kualitas pendidikan yang inklusif tanpa membedakan latar belakang mahasiswa. Hal ini menciptakan ruang belajar yang kompetitif sekaligus kolaboratif, di mana setiap individu didorong untuk berkembang secara maksimal.
Arteria juga menekankan bahwa pengalaman akademik di UNAIR memberikan kontribusi nyata dalam membentuk perspektifnya terhadap berbagai persoalan hukum dan kebijakan publik. Ia menyebut bahwa pendekatan pembelajaran yang berbasis analisis kritis menjadi bekal penting dalam menjalankan peran profesionalnya.
Selain aspek keilmuan, ia turut menyoroti pentingnya nilai moral dan etika yang ditanamkan selama proses pendidikan. Bimbingan dari para dosen dan guru besar dinilai berperan besar dalam membangun integritas serta tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat intelektual.
Ke depan, Arteria berharap ilmu yang diperolehnya dapat diimplementasikan secara konkret dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi melalui peran yang diemban, sekaligus menjaga nilai-nilai yang telah ia peroleh selama menjadi bagian dari civitas akademika UNAIR.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada pembangunan bangsa secara luas. (tas)

