Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Wagub Emil Promosikan Ecotourism Jawa Timur di Forum Internasional UCLG ASPAC 2026

Wagub Emil Promosikan Ecotourism Jawa Timur di Forum Internasional UCLG ASPAC 2026

PERISTIWA Tiara AS10/05/2026 - 14:35 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menjadi pembicara dalam forum internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026 di Kendari.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mempromosikan potensi wisata berbasis lingkungan atau ecotourism Jawa Timur dalam forum internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026 yang digelar di Claro Hotel Kendari, Jumat (8/5/2026).

Dalam forum yang dihadiri delegasi berbagai negara kawasan Asia Pasifik tersebut, Emil memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan Jawa Timur, termasuk Gunung Bromo dan Kawah Ijen sebagai ikon wisata berkelanjutan yang menggabungkan keindahan alam, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Menurut Emil, arah perkembangan pariwisata global saat ini mengalami perubahan. Wisatawan tidak lagi hanya mencari lokasi wisata yang menarik secara visual, tetapi juga pengalaman yang autentik, berkelanjutan, dan memiliki kedekatan dengan budaya masyarakat setempat.

“Kekuatan pariwisata saat ini bukan hanya pada keindahan destinasi, tetapi bagaimana sebuah daerah mampu menghadirkan wisata yang berkelanjutan. Karena itu, ecotourism menjadi arah pengembangan pariwisata Jawa Timur agar semakin dikenal wisatawan dunia,” ujar Emil.

Ia menjelaskan, pendekatan ecotourism yang diterapkan di Jawa Timur menunjukkan peningkatan minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Berdasarkan data yang disampaikan, kawasan Bromo sepanjang tahun 2025 tercatat dikunjungi 768.085 wisatawan domestik dan 36.800 wisatawan mancanegara. Sementara kawasan Ijen menerima kunjungan 116.202 wisatawan domestik dan 54.507 wisatawan asing.

Secara keseluruhan, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Timur sepanjang 2025 mencapai 329.945 orang atau meningkat sekitar 2,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Emil, konsep ecotourism di Jawa Timur diwujudkan melalui berbagai langkah, mulai dari penguatan konservasi lingkungan, pengelolaan destinasi berbasis masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung keberlanjutan kawasan wisata.

Di kawasan Bromo, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan penataan area wisata melalui pembangunan parkir terpusat, pengaturan jalur jeep wisata, serta penguatan tata kelola kawasan untuk menjaga kelestarian lautan pasir dan ekosistem pegunungan.

Sementara di kawasan Ijen diterapkan sistem pembatasan kuota wisatawan dan kampanye kebersihan lingkungan guna menjaga keberlanjutan kawasan geopark.

Pendekatan serupa juga diterapkan di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC Tiga Warna di Malang yang dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis pelestarian lingkungan.

Destinasi tersebut mengedepankan perlindungan ekosistem mangrove dan terumbu karang melalui pembatasan jumlah kunjungan wisatawan serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan kawasan.

“Bromo, Ijen, hingga kawasan mangrove di Malang kami kembangkan dengan konsep ecotourism, di mana alam dijaga, budaya lokal dirawat, dan masyarakat dilibatkan,” katanya.

Ia menilai, wisatawan saat ini tidak hanya mencari panorama alam, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik dan berkelanjutan.

Selain mempromosikan Bromo dan Ijen, Emil juga memperkenalkan sejumlah destinasi wisata unggulan Jawa Timur lainnya seperti Taman Nasional Baluran, Air Terjun Tumpak Sewu, hingga Pantai Sukamade.

Tak hanya wisata alam, Emil turut memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat Suku Tengger yang dinilai mampu hidup harmonis dengan alam dan tetap menjaga tradisi secara turun-temurun.

Menurutnya, budaya lokal menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan di Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus memperkuat pengembangan desa wisata dan festival budaya lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif masyarakat.

Beberapa agenda budaya yang diperkenalkan dalam forum tersebut antara lain Festival Gegeni di kawasan Bromo Tengger Semeru dan Festival Kumoro di kawasan Ijen Geopark.

Festival tersebut dinilai tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga sarana pelestarian budaya daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

“Kekuatan pariwisata Jawa Timur terletak pada perpaduan antara keindahan alam, budaya lokal, dan keramahan masyarakatnya. Wisatawan datang bukan hanya melihat pemandangan, tetapi juga merasakan pengalaman budaya yang autentik,” pungkasnya. (tas) 

ecotourism Jawa Timur Emil Dardak Gunung Bromo Kawah Ijen Kendari pariwisata berkelanjutan UCLG ASPAC 2026 Wisata Jawa Timur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.