Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman, Warga Diminta Cek Legalitas dan Perizinan
  • Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Target 54.897 Hektare Dukung Swasembada Gula
  • Pemkot Surabaya Targetkan Pendataan Perlinsos Digital Tuntas 7 Juli 2026, Libatkan 12.741 Agen
  • QS WUR 2027: ITS Tembus Peringkat 497 Dunia, Catat Skor Mahasiswa Internasional Terbaik di Indonesia
  • Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech dan Panen Ratusan Melon IoT, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Masjid
  • QS WUR 2027: Universitas Airlangga Tembus Peringkat 276 Dunia dan Masuk Tiga Besar Kampus Indonesia
  • GOW Tangerang Belajar ke Surabaya, Program Pemberdayaan Perempuan dan UMKM Jadi Inspirasi
  • Pemkot Mojokerto Percepat Transformasi Pemerintah Digital, Seluruh OPD Diminta Terintegrasi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech dan Panen Ratusan Melon IoT, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Masjid

Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech dan Panen Ratusan Melon IoT, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Masjid

PERISTIWA Ita Nasyi’ah18/06/2026 - 20:17 WIB
Gubernur Khofifah meresmikan Al-Akbar FishTech dan memanen ratusan melon berbasis IoT di Masjid Al Akbar Surabaya untuk mendukung ketahanan pangan.
Gubernur Khofifah meresmikan Al-Akbar FishTech dan memanen ratusan melon berbasis IoT di Masjid Al Akbar Surabaya untuk mendukung ketahanan pangan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Al-Akbar FishTech sekaligus memanen ratusan buah melon hasil urban farming berbasis teknologi Internet of Things (IoT) di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Selasa (16/6/2026). Inovasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan ketahanan pangan berbasis kemakmuran masjid yang mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Khofifah didampingi Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selain meresmikan fasilitas Al-Akbar FishTech, Khofifah juga melakukan penebaran benih ikan yang terdiri dari 2.000 ekor lele, 1.000 ekor patin, dan 1.200 ekor nila merah ke enam kolam budidaya yang telah disiapkan.

Menurut Khofifah, keberadaan Al-Akbar FishTech menunjukkan bahwa masjid memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar pusat ibadah. Masjid dapat berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat sekaligus sarana edukasi dan penguatan ketahanan pangan masyarakat berbasis teknologi.

Al-Akbar FishTech dikembangkan menggunakan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), sebuah sistem budidaya ikan air tawar yang memungkinkan penggunaan air secara lebih efisien dan berkelanjutan. Teknologi ini dinilai sangat relevan diterapkan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan dan sumber daya air.

Khofifah menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan kemakmuran masjid melalui kegiatan produktif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain menghasilkan produk perikanan, fasilitas tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat, pengurus masjid, hingga tamu dari berbagai daerah yang ingin mempelajari konsep pemberdayaan berbasis masjid.

Ia menilai konsep yang diterapkan Masjid Al Akbar Surabaya dapat menjadi referensi bagi masjid-masjid lain di Indonesia dalam mengembangkan program ketahanan pangan berbasis komunitas. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, masjid dapat berkontribusi terhadap penyediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Selain sektor perikanan, kawasan Masjid Al Akbar Surabaya juga mengembangkan urban farming modern melalui Green House Melon yang telah mengadopsi teknologi Smart Green House berbasis Internet of Things (IoT). Pada kesempatan tersebut, Khofifah memanen sedikitnya 546 buah melon dari lima varietas berbeda.

Varietas yang dipanen meliputi Dalmatian sebanyak 163 buah, Inthanon RZ sebanyak 158 buah, Sweet Hami sebanyak 93 buah, Alisha F1 sebanyak 109 buah, dan Leoni sebanyak 23 buah. Beragam varietas tersebut menunjukkan keberhasilan pengelolaan budidaya melon yang didukung sistem teknologi modern.

Teknologi Smart Green House memungkinkan seluruh proses budidaya dipantau dan dikendalikan secara real time. Sistem tersebut mampu mengatur suhu ruangan secara otomatis melalui kipas dan exhaust fan, memantau kelembapan udara, intensitas cahaya, hingga mengelola kebutuhan nutrisi dan tingkat keasaman tanaman melalui sistem auto dosing.

Dengan penerapan teknologi IoT, proses budidaya menjadi lebih efisien dan akurat. Penggunaan nutrisi dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman secara otomatis sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan risiko kesalahan manusia dalam proses perawatan.

Khofifah menjelaskan bahwa setiap varietas melon yang dibudidayakan memiliki karakteristik tersendiri, baik dari segi warna, bentuk, tekstur, maupun cita rasa. Menurutnya, seluruh varietas yang dipanen memiliki kualitas baik dengan tingkat kemanisan yang tinggi, tekstur renyah, serta aroma khas yang menjadi daya tarik tersendiri.

Lebih jauh, Gubernur Jawa Timur tersebut menegaskan bahwa pengembangan sektor agro di kawasan Masjid Al Akbar Surabaya telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Selain melon, kawasan urban farming tersebut juga menghasilkan berbagai jenis sayuran, tanaman herbal, dan empon-empon yang dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Optimalisasi lahan di lingkungan masjid menjadi salah satu strategi untuk menciptakan ruang produktif yang memberikan nilai ekonomi sekaligus edukasi. Program tersebut juga mendukung agenda ketahanan pangan daerah yang saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan di Jawa Timur.

Khofifah berharap berbagai inovasi yang lahir dari Masjid Al Akbar Surabaya dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di seluruh Indonesia. Menurutnya, masjid memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kemajuan umat melalui program-program produktif yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Keberhasilan Al-Akbar FishTech dan Green House Melon berbasis IoT menjadi contoh bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dengan pemberdayaan masyarakat dan fungsi sosial keagamaan. Model ini dinilai mampu menghadirkan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat kemakmuran umat di era modern. (ita)

Al-Akbar FishTech ketahanan pangan Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Masjid Al-Akbar Surabaya urban farming IoT
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman, Warga Diminta Cek Legalitas dan Perizinan

18/06/2026 - 20:26 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Target 54.897 Hektare Dukung Swasembada Gula

18/06/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Targetkan Pendataan Perlinsos Digital Tuntas 7 Juli 2026, Libatkan 12.741 Agen

18/06/2026 - 20:19 WIB

QS WUR 2027: ITS Tembus Peringkat 497 Dunia, Catat Skor Mahasiswa Internasional Terbaik di Indonesia

18/06/2026 - 20:17 WIB

QS WUR 2027: Universitas Airlangga Tembus Peringkat 276 Dunia dan Masuk Tiga Besar Kampus Indonesia

18/06/2026 - 20:09 WIB

GOW Tangerang Belajar ke Surabaya, Program Pemberdayaan Perempuan dan UMKM Jadi Inspirasi

17/06/2026 - 18:58 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman, Warga Diminta Cek Legalitas dan Perizinan

18/06/2026 - 20:26 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Target 54.897 Hektare Dukung Swasembada Gula

18/06/2026 - 20:23 WIB

Pemkot Surabaya Targetkan Pendataan Perlinsos Digital Tuntas 7 Juli 2026, Libatkan 12.741 Agen

18/06/2026 - 20:19 WIB

QS WUR 2027: ITS Tembus Peringkat 497 Dunia, Catat Skor Mahasiswa Internasional Terbaik di Indonesia

18/06/2026 - 20:17 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech dan Panen Ratusan Melon IoT, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Masjid

18/06/2026 - 20:17 WIB

QS WUR 2027: Universitas Airlangga Tembus Peringkat 276 Dunia dan Masuk Tiga Besar Kampus Indonesia

18/06/2026 - 20:09 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.