Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Iuran Warga Pindahan: Pemkot Surabaya Tegaskan Tak Boleh Dipaksakan
  • Penataan Kawasan Kali Tebu Tingkatkan Keamanan Warga Bulak Benteng dari Ancaman Gengster
  • Skrining Status Gizi Digelar FKH dan FK UNAIR di Delapan SD Bojonegoro
  • FKH UNAIR Dorong Deteksi Dini Stunting pada Usia Pra-Pubertas di Bojonegoro
  • FKH UNAIR Pimpin Pengabdian Masyarakat Cegah Stunting di Delapan SD Bojonegoro
  • Strategi Pengentasan Kemiskinan Surabaya Dipaparkan Eri Cahyadi di Hadapan Tim PPD Bappenas
  • Relokasi Bengkel Jalan Nias, Pemkot Surabaya Siapkan Lokasi Usaha Baru
  • 440 Titik Genangan Tuntas, Pemkot Surabaya Target Tangani 120 Lokasi pada 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Penataan Kawasan Kali Tebu Tingkatkan Keamanan Warga Bulak Benteng dari Ancaman Gengster

Penataan Kawasan Kali Tebu Tingkatkan Keamanan Warga Bulak Benteng dari Ancaman Gengster

PEMERINTAHAN Ita Nasyi’ah07/07/2026 - 19:52 WIB
Penataan Kawasan Kali Tebu menghadirkan jalan yang lebih lebar, terang, dan aman sehingga warga Bulak Benteng kini dapat beraktivitas dengan nyaman.

Penataan Kawasan Kali Tebu yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar Jalan Raya Dukuh Bulak Benteng II, Surabaya. Kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh, minim penerangan, dan rawan tindak kriminal kini berubah menjadi lingkungan yang lebih bersih, tertata, serta memberikan rasa aman bagi warga maupun pengguna jalan.

Program Penataan Kawasan Kali Tebu telah dilaksanakan sejak April 2026. Selama proses pengerjaannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turut memantau secara langsung perkembangan proyek guna memastikan penataan berjalan sesuai rencana dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ketua RT 16/RW 07 Suropati 5 E, Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Ashariono, mengatakan perubahan paling dirasakan warga setelah hampir tiga bulan penataan adalah meningkatnya keamanan, khususnya pada malam hari.

Menurutnya, sebelum kawasan ditata, kondisi sepanjang Kali Tebu sangat minim penerangan sehingga sering dimanfaatkan kelompok remaja bersenjata atau gengster untuk berkumpul dan melakukan aksi yang meresahkan masyarakat.

“Dulu kalau malam Minggu sering ada gengster membawa samurai. Mereka membuat keributan, saling kejar hingga masuk ke permukiman warga. Kondisi itu membuat masyarakat takut dan waswas ketika harus keluar rumah pada malam hari,” ujar Ashariono saat ditemui di lokasi, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pembersihan kawasan serta pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), situasi berubah secara signifikan. Jalan menjadi lebih lebar, terang, dan aktivitas kelompok yang sebelumnya sering berkumpul di lokasi tersebut sudah tidak lagi terlihat.

“Sekarang jalannya terang benderang, lebih luas, dan warga sudah merasa aman. Masyarakat bisa beraktivitas maupun melintas selama 24 jam tanpa rasa khawatir,” katanya.

Selain meningkatkan keamanan lingkungan, Penataan Kawasan Kali Tebu juga berdampak terhadap aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sebelumnya memanfaatkan bahu jalan sebagai lokasi berjualan.

Ashariono mengakui sebagian pedagang sempat mengalami penyesuaian karena harus memundurkan lokasi usahanya agar badan jalan dapat difungsikan secara optimal. Meski demikian, pemerintah bersama pengurus lingkungan terus berupaya mencari solusi agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum.

“Memang belum bisa langsung sempurna karena semua dilakukan secara bertahap. Namun, warga merasa senang karena jalan sekarang lebih rapi, lebih luas, dan yang paling penting lebih aman,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Bulak Banteng, Abdul Aziz. Ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surabaya beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian terhadap penataan kawasan tersebut.

Menurut Abdul Aziz, sebelum dilakukan penertiban, bantaran Kali Tebu dipenuhi tumpukan barang bekas, rongsokan, dan parkir liar yang membuat kawasan tampak kumuh sekaligus menghambat aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah, sekarang Bulak Benteng memiliki jalan yang jauh lebih baik. Dulu kawasan ini sangat kumuh sehingga banyak orang enggan melintas. Setelah dilakukan penertiban dan pelebaran jalan sesuai aspirasi warga, hasilnya sekarang bisa dirasakan bersama,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun pembangunan belum sepenuhnya selesai, manfaatnya sudah dapat dirasakan masyarakat. Abdul Aziz berharap pengembangan infrastruktur di kawasan tersebut dapat terus berlanjut hingga titik-titik yang masih memerlukan penataan.

“Jalan ini masih terhubung hingga Jembatan Kedinding. Kami berharap pembangunan tidak berhenti di sini karena masih ada satu jembatan di sisi utara yang juga perlu ditata agar konektivitas kawasan semakin baik,” ujarnya.

Manfaat Penataan Kawasan Kali Tebu juga dirasakan langsung oleh para pengguna jalan. Salah satunya Feris, warga Semampir yang setiap hari melintasi kawasan tersebut untuk bekerja di wilayah Bulak Benteng.

Ia mengaku kini merasa lebih nyaman berkendara karena kondisi jalan telah diaspal dengan baik, memiliki dua lajur yang lebih aman, serta didukung penerangan jalan yang memadai.

“Saya sangat senang dengan perubahan Jalan Kali Tebu. Sekarang jalannya jauh lebih bagus dan penerangannya sudah memadai sehingga tidak ada lagi rasa takut saat melintas, terutama pada malam hari,” ungkap Feris.

Feris juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hasil penataan yang telah dilakukan pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap warga bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Dengan begitu, kondisi jalan akan tetap nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (ita)

Bulak Benteng Eri Cahyadi Infrastruktur Surabaya Kali Tebu Keamanan Warga Pemkot Surabaya Penataan Kawasan Penataan Kawasan Kali Tebu PJU Surabaya Surabaya Utara
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Iuran Warga Pindahan: Pemkot Surabaya Tegaskan Tak Boleh Dipaksakan

07/07/2026 - 20:02 WIB

Strategi Pengentasan Kemiskinan Surabaya Dipaparkan Eri Cahyadi di Hadapan Tim PPD Bappenas

06/07/2026 - 20:11 WIB

Relokasi Bengkel Jalan Nias, Pemkot Surabaya Siapkan Lokasi Usaha Baru

06/07/2026 - 20:00 WIB

440 Titik Genangan Tuntas, Pemkot Surabaya Target Tangani 120 Lokasi pada 2026

06/07/2026 - 19:50 WIB

Eri Cahyadi Resmikan Sport Center Potro Agung, Lapangan Legendaris Surabaya Kini Berwajah Modern

05/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol Margomulyo-Tandes, Genangan Ditarget Berkurang pada 2026

04/07/2026 - 23:06 WIB

Comments are closed.

Iuran Warga Pindahan: Pemkot Surabaya Tegaskan Tak Boleh Dipaksakan

07/07/2026 - 20:02 WIB

Penataan Kawasan Kali Tebu Tingkatkan Keamanan Warga Bulak Benteng dari Ancaman Gengster

07/07/2026 - 19:52 WIB

Skrining Status Gizi Digelar FKH dan FK UNAIR di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:47 WIB

FKH UNAIR Dorong Deteksi Dini Stunting pada Usia Pra-Pubertas di Bojonegoro

07/07/2026 - 19:39 WIB

FKH UNAIR Pimpin Pengabdian Masyarakat Cegah Stunting di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:32 WIB

Strategi Pengentasan Kemiskinan Surabaya Dipaparkan Eri Cahyadi di Hadapan Tim PPD Bappenas

06/07/2026 - 20:11 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.