Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Angkat Sarung Sebagai Inspirasi Desain

Angkat Sarung Sebagai Inspirasi Desain

SENI BUDAYA redaksi03/04/2019 - 14:00 WIB

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali memberi dukungan pada gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 yang berlangsung akhir Maret lalu di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta.

Memasuki tahun keempat Bekraf secara konsisten mendukung gelaran tahunan IFW. Melalui IFW 2019, Bekraf berharap budaya dan tradisi lokal akan menjadi dasar dan referensi desain sehingga para pelaku kreatif di Indonesia dapat mampu mengukir ciri dan identitasnya di dunia fesyen dengan mencerminkan kebudayaan tradisi Indonesia.

IFW yang diprakarsai oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat fesyen dunia. IFW diharapkan mampu mewadahi para desainer lokal yang berbakat serta mendorong mereka untuk dapat memberdayakan hasil karyanya terutama untuk meningkatkan perekonomian.

Kepala Bekraf, Triawan Munaf pada sambutannya dalam acara Signature Runway Indonesia Fashion Week 2019 Sabtu (30/3) berharap melalui Indonesia Fashion Week 2019 semua dapat terus mendorong para pelaku fesyen untuk selalu melahirkan karya-karya pada standar kualitas yang kompetitif.

Juga memperhatikan nilai dan mutu artistik dari karya-karyanya dengan merangkul berbagai elemen penting dalam mata rantai industri fesyen.

Tahun ini, Bekraf bersama Koperasi Karya Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara Bersama (KOPIKKON) memfasilitasi 12 orang desainer yang berkolaborasi dengan perajin lokal menampilkan hasil karya terbaik mereka bertema ‘Sarong Revisited’.

Pesona Sarung Indonesia yang memikat menjadi inspirasi untuk tema fashion show kali ini. Tema Sarung dipilih untuk menilik kembali budaya bersarung dalam keseharian bangsa Indonesia di berbagai keperluan, seperti ritual ibadah, upacara adat maupun busana sehari-hari.

KOPIKKON merupakan program kolaborasi antara Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan dengan Deputi Pemasaran dengan memberdayakan para perajin daerah yang bertujuan untuk membantu percepatan pengembangan pelaku ekonomi kreatif dan meningkatkan kualitas produk-produk kreatif di Indonesia.

Industri fesyen saat ini berkembang dengan pesat di Indonesia, selalu ramai dan diminati berbagai kalangan. Yang awalnya hanya dianggap sebagai pelengkap dalam hidup masyarakat ternyata memiliki potensi untuk berkembang, dan memiliki peranan besar meningkatkan perekonomian negara.

Nilai PDB Ekonomi Kreatif pada tahun 2016 mencapai Rp 922,59 triliun, dengan fesyen menyumbang persentase tertinggi kedua dengan kontribusi sebesar 18,01%, atau setara dengan Rp 166,1 triliun. Selain itu, fesyen menjadi sub-sektor ekraf dengan persentase ekspor tertinggi yaitu sebesar 54,54%. (sak)

Bekraf Indonesia Fashion Week sarung
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.