Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Baru Beroperasi, Satgas Premanisme dan Mafia Tanah Surabaya Terima Puluhan Aduan Warga

Baru Beroperasi, Satgas Premanisme dan Mafia Tanah Surabaya Terima Puluhan Aduan Warga

PERISTIWA Tiara AS15/01/2026 - 12:12 WIB
Sejak dibuka awal Januari 2026, Satgas Premanisme dan Mafia Tanah Surabaya menerima puluhan laporan masyarakat, delapan di antaranya kasus premanisme.

Upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam memberantas premanisme dan mafia tanah mulai mendapat respons aktif dari masyarakat. Sejak mulai beroperasi pada Senin (5/1/2026), Kantor Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah menerima puluhan aduan warga.

Kepala Bakesbangpol Surabaya, Tundjung Iswandaru, mengungkapkan bahwa dari seluruh laporan yang masuk, delapan kasus telah terverifikasi sebagai premanisme.

“Jumlah aduan terus bertambah. Namun setelah diverifikasi, sekitar delapan laporan masuk kategori premanisme,” kata Tundjung, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, laporan premanisme umumnya berkaitan dengan praktik pungutan liar di sejumlah kawasan. Penanganan awal dilakukan secara cepat melalui koordinasi Satpol PP, kecamatan, dan kepolisian setempat.

Sementara itu, laporan lain yang masuk mayoritas berkaitan dengan persoalan pertanahan. Mulai dari dugaan mafia tanah, sengketa kepemilikan, hingga indikasi penipuan.

“Untuk laporan tanah, Bapemkesra sudah memanggil pelapor untuk pendalaman dan klarifikasi,” ujarnya.

Tundjung menegaskan bahwa Satgas hanya menangani perkara yang berada dalam wilayah hukum Surabaya. Aduan dengan objek di luar kota akan dikembalikan kepada pelapor.

“Kalau objeknya di luar Surabaya, itu bukan fungsi Satgas ini,” jelasnya.

Ia memastikan mekanisme penanganan aduan telah diatur melalui SOP yang jelas, mulai dari penerimaan laporan, verifikasi, hingga tindak lanjut. Pelapor juga diminta melengkapi data jika laporan belum memenuhi syarat.

Sebagai informasi, Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah dibentuk Pemkot Surabaya untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kepastian hukum bagi masyarakat. Satgas ini merupakan kolaborasi lintas institusi, melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri.

Selain membuka kantor layanan di Jalan Sedap Malam, Pemkot Surabaya juga menyediakan layanan pengaduan melalui hotline 0817-0013-010 serta Call Center 112 guna memudahkan akses masyarakat. (tas)

keamanan Surabaya layanan pengaduan Pemkot pengaduan premanisme Surabaya pungli Surabaya satgas mafia tanah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.