Tim robotika maritim Barunastra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim tersebut sukses mempertahankan gelar juara dunia pada ajang International RoboBoat Competition (IRC) 2026 yang digelar di Florida, Amerika Serikat.
Keberhasilan ini disambut hangat oleh pimpinan kampus. Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi prestasi yang diraih tim robotika maritim tersebut.
Menurut Bambang, capaian ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan bukti nyata bahwa inovasi teknologi maritim yang dikembangkan mahasiswa ITS telah mendapat pengakuan di tingkat global.
Dominasi ITS di Kompetisi Robotika Maritim Dunia
Tim Barunastra ITS berhasil meraih predikat Grand Champion dalam kompetisi robot kapal otonom tersebut. Gelar ini menandai kemenangan ketujuh yang diraih ITS dalam ajang bergengsi tersebut.
Prestasi itu diraih setelah tim mencatatkan performa terbaik sejak tahap kualifikasi hingga final. Dalam kompetisi tersebut, Barunastra ITS berhasil mengamankan sejumlah penghargaan utama, di antaranya:
- Juara 1 Autonomy Challenge
- Juara 1 Design and Documentation
- Best Technical Design Report
Serangkaian penghargaan tersebut memastikan posisi ITS sebagai salah satu kekuatan utama dalam pengembangan teknologi robotika maritim di dunia.
Inovasi Sensor Jadi Kunci Kemenangan
Secara teknis, keberhasilan tim Barunastra ITS tidak terlepas dari inovasi teknologi yang diterapkan pada kapal robot otonom mereka.
Tim mengembangkan sistem navigasi berbasis kombinasi sensor Light Detection and Ranging (LiDAR) dengan kamera belakang. Integrasi teknologi ini memungkinkan kapal robot membaca lingkungan sekitar dengan akurasi tinggi saat menjalankan misi yang diberikan dalam kompetisi.
Kemampuan sistem navigasi tersebut terbukti efektif dalam menyelesaikan berbagai tantangan teknis selama perlombaan yang berlangsung di Florida.
Apresiasi Rektor ITS atas Kerja Keras Tim
Rektor ITS Bambang Pramujati menilai keberhasilan Barunastra merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan riset intensif, kolaborasi tim, serta dedikasi tinggi para mahasiswa.
Ia juga menegaskan bahwa kemenangan ini dapat menjadi inspirasi bagi tim robotika lain di lingkungan ITS untuk terus mengembangkan inovasi dan berani bersaing di tingkat global.
Menurutnya, prestasi mahasiswa ITS menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia mampu berkompetisi dengan universitas-universitas ternama dunia dalam bidang teknologi dan rekayasa.
Dorong Inovasi Teknologi Berkelanjutan
Keberhasilan tim Barunastra ITS juga sejalan dengan komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi teknologi.
Prestasi ini turut mendukung agenda pembangunan global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas serta poin ke-9 terkait industri, inovasi, dan infrastruktur.
Melalui berbagai riset dan kompetisi internasional, ITS berupaya mencetak generasi muda yang mampu menghadirkan solusi teknologi bagi tantangan global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi maritim dunia. (tas)

