Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Belajar Berwirausaha Capai Omzet 26 Juta

Belajar Berwirausaha Capai Omzet 26 Juta

KOMUNITAS redaksi29/05/2018 - 16:00 WIB

Nabi Muhammad SAW ialah seorang pedagang. Ketika berusia 25 tahun, beliau pergi berdagang ke negri Syam. Karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk mandiri, yakni dengan berwirausaha.

Dalam upaya mendorong Iklim kewirausahaan dan melatih mahasiswa untuk menjadi wirausaha, Departemen Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga menghelat Islamic Economics Startup Acceleration Night. Malam penghargaan yang berlangsung di Aula Fajar Notonegoro beberapa waktu lalu menjadi puncak dari mata kuliah kewirausahaan.

Kegiatan tersebut meliputi tiga bagian. Pertama showcase alley (pameran produk), kedua startup-investor matchmaking (mempertemukan calon investor/shohibul maal dengan pelaku startup untuk memperoleh investasi), ketiga arena pitch battle (tiga tahap startup yang telah terkurasi di kompetisikan di hadapan panelis).

Dalam mata kuliah ini, mahasiswa harus membuat bisnis dan menjalankannya hingga mencapai target omzet. Hal ini dirasa menantang, sebab, sebagian dari mereka belum mengenal dunia kewirausahaan. Beberapa bahkan harus berusaha keras memperoleh ide bisnis.

Perjuangan ini dirasakan oleh tim Barana yang beranggotakan Fathin Su’aidi, Fanda, Elok, Atha, dan Fatimah. Sebelum memulai bisnis, tim Barana harus bolak-balik ke Lumajang untuk melakukan penjajakan kerjasama dengan mitra.

Tim Barana memilih bidang citypreneur sebagai ide bisnis mereka. Mereka mengangkat produk unggulan Lumajang yaitu pisang. Lumajang terkenal sebagai daerah produsen pisang terbesar. Namun belum dimanfaatkan menjadi produk dengan nilai jual lebih tinggi. Tim Barana membawa konsep baru memasarkan produk sari pisang dalam produk minuman.

Sekali produksi Barana memproduksi 20 liter untuk 70 botol. Proses produksi dilakukan dalam dua minggu sekali di Lumajang. Setelahnya, produk dikirim ke Surabaya.

“Pengajuan ide kami lakukan 5 hingga 6 kali ke dosen pembimbing untuk merintis bisnis yang layak,” tutur Fathin, CEO Barana.

Terlepas dari kendala dan berbagai tantangan, Fatin menuturkan, adanya matakuliah kewirausahaan ini dapat menambah pengalaman dalam mengorganisasi bisnis. Hal terpenting adalah berhadapan dengan mitra kerja eksternal.

Selain bidang citypreneur, tim lain yaitu Traject Trip Adventure memilih bidang edutrip untuk menyediakan jasa travel perjalanan wisata dengan paket lengkap. Berbagai fasilitas mulai akomodasi, transportasi, fotografi, hingga catering, dengan tujuan perjalanan ke Bali, Yogyakarta, Bromo, hingga Gili Ketapang.

Selama bisnis berjalan, tim Traject Trip Adventure mampu meraup omzet sebesar 26 juta. Pangsa pasar mereka terdiri dari kalangan siswa sekolah menengah atas (SMA) hingga mahasiswa.

“Bisnis ini adalah travel low budget yang menyediakan paket lengkap. Sehingga pelanggan tinggal duduk manis dan menikmati perjalanan,” tutur Muhammad Alwy, salah satu anggota tim. (ita)

Surabaya Creative City Forum
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.