Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Berkat Lapak Ganjar, Emma Bangkit

Berkat Lapak Ganjar, Emma Bangkit

KOMUNITAS redaksi28/02/2022 - 13:00 WIB

Ada cerita menarik dari Emma Wilyama, seorang pembuat cokelat asal Jalan Kunti RT 3 RW 6 Kecamatan Sidomukti, Salatiga. Usaha yang dirintisnya sejak 2010 nyaris gulung tikar akibat pandemi, namun kembali bangkit berkat Lapak Ganjar.

Awalnya, Emma mencoba membuka usaha pembuatan cokelat, yang sudah dikembangkan secara turun-temurun di keluarganya. Kian hari, usaha cokelatnya itu berjalan sukses.

Namun, tanpa disangka pada 2019 Covid-19 melanda, dan mengakibatkan usahanya itu lesu, bahkan nyaris gulung tikar. Tiga dari lima orang karyawannya pun terpaksa dirumahkan.

“Awalnya karena keluarga memang punya usaha pembuatan cokelat, dan saya akhirnya buka sendiri sejak tahun 2010,” ujar Emma, Sabtu (26/02).

Dalam berproduksi, Emma mencoba terus berinovasi, terutama menciptakan berbagai rasa dan bentuk. Selain di sejumlah kios oleh-oleh, produknya @kirayda_coklat juga dijual secara online.

“Sebenarnya usaha ini sudah berkembang, tapi penjualan menurun akibat pandemi. Sampai tiga karyawan kita off-kan,” ungkapnya.

Namun, di tengah situasi sulit itu, Emma masih berproduksi kecil-kecilan. Hingga produk cokelatnya dipromosikan lewat Lapak Ganjar, ajang promosi online yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. “Setelah ikut Lapak Ganjar, penjualannya naik, permintaan naik,” tuturnya.

Kenaikan permintaan itu membuat Emma kembali merekrut dua karyawannya yang sempat dirumahkan, untuk kembali bekerja. “Yang off tiga orang. Yang dua kita rekrut lagi, dan yang satu sudah buka usaha sendiri,” ucapnya.

Menurutnya, Lapak Ganjar menjadi ruang promosi bagi UMKM, dan peluang untuk berkembang. Emma menyampaikan terima kasih kepada Ganjar, karena di tengah kesibukannya sebagai gubernur masih mau mengurusi UMKM kecil. (hms)

Berkat Lapak Ganjar Emma Bangkit Lagi Ganjar Pranowo Lapak Ganjar
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.