Bekraf Rilis Buku Tentang Kopi
CANGKIR KOPI KOMUNITAS PERISTIWA

Bekraf Rilis Buku Tentang Kopi

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus mendukung industri kreatif nasional, termasuk industri kreatif yang tercipta dan lahir dari kekayaan kopi Indonesia.

Setelah mengenalkan logo ‘KOPI INDONESIA’ sebagai generic branding, giliran pada Rabu (12/12), Bekraf meluncurkan buku berjudul ‘KOPI: Indonesian Coffee Craft & Culture’ di Jakarta.

“Buku ini merupakan upaya untuk mendokumentasikan secara lengkap perjalanan kopi Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan di era kolonial Belanda, hingga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kekinian Indonesia,” ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam sambutannya.

Menurut Triawan, akhir-akhir ini kita menyaksikan munculnya generasi baru petani, entrepreneur, dan profesional yang memperlakukan kopi lebih dari sekadar komoditas ekspor.

Generasi baru ini yang terinspirasi dari tren kopi gelombang ketiga yang terjadi di Amerika Serikat, Jepang, dan negara maju lainnya, menjadikan kopi sebagai media untuk berkreasi.

Mereka menanam, memproses, dan menyeduh kopi dengan pendekatan baru. Semua dilakukan dengan kejelian, dedikasi, dan komitmen terhadap kualitas kopi.

Dari segi varian, kopi Indonesia sangat kaya. Tercatat sudah ada 21 kopi Indonesia yang memiliki indikasi geografis. “Ini merupakan upaya untuk mendokumentasikan secara lengkap perjalanan kopi Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan di era kolonial Belanda,” ujar Triawan.

Dalam peluncuran buku ini, secara khusus Bekraf berterima kasih kepada almarhum Bondan Winarno, salah satu ikon dalam dunia kuliner Indonesia yang ikut berkontribusi dalam proyek pembuatan buku ini.

Nantinya buku ini juga dapat diakses secara digital melalui aplikasi iPusnas milik Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan juga bisa diunduh di portal Bekraf. (sak)