Burung Langka ‘Haruai’ Diamankan
KOMUNITAS PERISTIWA

Burung Langka ‘Haruai’ Diamankan

Kesatuan Pengeloaan Hutan Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan mengevakuasi satu ekor burung Haruai atau Nurung Kuau Raja, berjenis kelamin jantan pada 16 Mei 2022. Evakuasi dilakukan dari salah satu rumah warga di kelurahan Belimbing Kecamatan Murung Pudak yang sudah 2 tahun memelihara burung ini.

Proses evakuasi satwa langka ini dilakukan dengan pendekatan yang baik sehingga warga yang memeliharanya secara suka rela menyerahkan burung haruai ini, pasalnya burung ini masuk dalam golongan satwa langka dimana orrang yang memeliharanya tanpa izin dapat dikenakan pidana.

Kepala KPH Tabalong Heriyadi menuturkan saat ketua satgas KPH Tabalong mendapatkan informasi tersebut, mereka langsung turun ke lapangan dan beruntung masyarakat yang memelihara itu bisa dilakukan pendekatan.

“Jadi tidak perlu harus dengan kekerasan, artinya dengan kesadaran mereka sendiri, kita berikan bahwa memelihara ini melanggar undang-undang dan ancaman pidananya cukup berat hukumannya 5 tahun maksimal. Dengan kesadaran sendiri pemilik akhirnya menyerahkan kepada tim satgas KPH Tabalong,” kata Heriyadi.

Burung Haruai yang berhasil dievakuasi Tim KPH Tabalong ini kemudian diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan untuk ditangani lebih lanjut.

Heriyadi mengimbau kepada warga yang menemukan satwa langka dan dilindungi untuk melaporkan ke KPH Tabalong, sehingga pihaknya dapat melakukan evakuasi agar keberlangsungan hidup satwa langka tetap lestari. (ist)