Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Calon Rektor Unair Singgung Program Strategis

Calon Rektor Unair Singgung Program Strategis

PERISTIWA redaksi12/03/2025 - 13:00 WIB

Proses seleksi dan pemilihan calon rektor Universitas Airlangga (UNAIR) periode 2025-2030 sudah memasuki tahap Uji Masyarakat Kampus (UMK). Tahapan UMK ini akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai Selasa (11/03)hingga Kamis (13/03).

Kegiatan yang bertempat di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR C UNAIR itu berlangsung sangat meriah. Pada hari pertama, kegiatan dihadiri langsung oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni dan tim penilai.

Ketua Panitia Seleksi Calon Rektor, Prof Dr Suryanto MSi Psikolog mengatakan bahwa uji masyarakat kampus bertujuan untuk memperkenalkan calon rektor kepada masyarakat kampus dan menunjukkan kemampuannya dalam berkomunikasi. Para calon rektor, lanjutnya, akan memaparkan program strategis untuk mencapai visi misinya sesuai statuta UNAIR.

“Pada forum ini juga, masyarakat kampus diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya kepada para calon rektor,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat kampus berkenan hadir dalam acara ini selama tiga hari kedepan. Harapannya, proses tersebut akan menghasilkan calon rektor yang bisa memimpin UNAIR lima tahun ke depan dan membawa UNAIR menuju World Class University dan luar biasa di dunia.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik UNAIR, Prof Dr Nursalam M Nurs Hons dalam sambutannya mengimbau bahwa pelaksanaan pemilihan rektor (pilrek) ini harus Adem, Aman, Damai dan Senang (ADS). Ia juga mengulas sosok calon rektor yang harus memiliki beberapa kriteria.

Menurutnya, seorang calon rektor harus memiliki kemampuan dalam bekerjasama dan berkolaborasi dengan siapa saja. Selain itu, juga harus menunjukkan independensi, otonomi bahwa kita harus menunjukkan yang terbaik untuk membawa UNAIR lebih baik lagi. Terakhir, rektor harus menjadi teladan dalam segala hal, utamanya dalam kesederhanaan dan kreatifitas serta inovatif.

Disamping itu, saat ini kita berada di era perubahan dan adanya ketidakpastian. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk adaptif, responsif, dan bermental tangguh dalam menghadapi zaman.

“Kita tidak bisa menggantungkan sesuatu yang sudah-sudah, kompleksitas dan ambiguitas. Kita harus belajar pada pemerintahan yang ada, banyak ujian yang akan kita hadapi ke depan,” paparnya.

Mengawali strategi lima tahun ke depan, di hari pertama ada empat calon rektor yang mempresentasikan program strategisnya. Di antaranya Prof Dr Dwi Setyawan SSi MSi Apt, Prof Junaidi Khotib SSi Apt MKes PhD, Prof Dr Bambang Suharto SST MM Par dan Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin.

Prof Dwi Setyawanselaku calon rektor memaparkan komitmennya dalam memimpin UNAIR lima tahun ke depan. Ia menganggap bahwa UNAIR telah mencapai prestasi beberapa tahun terakhir, seperti peringkat 308 menurut QS World University Ranking. Dengan predikat perguruan tinggi tingkat dunia, Prof Dwi berharap capaian UNAIR bukan menjadi sekedar angka.

Prof Dwi mengungkapkan strateginya, baik dari bidang sumber daya, riset dan pengabdian, serta pendidikan. Strategi re-focusing untuk menciptakan sumber daya yang unggul serta berdampak nyata pada masyarakat menjadi program unggulan Prof Dwi.

Terakhir, Prof Dwi menambahkan bahwa rektor memiliki sifat kooperatif, adaptif, lincah, eksekutif dan kolaboratif. “Ranking itu bukan tujuan kita semua. Dengan inovasi, sinergi, dan kolaborasi. Saya berharap UNAIR menjadi perguruan tinggi yang lebih baik,” pungkasnya.

Dalam pidatonya, Prof Junaidi mengusung tema Reinventing Local Character Toward Enterprising University. Dalam menyusun program unggulannya sebagai calon rektor, Prof Junaidi mempertimbangkan kerangka kerja nasional yang ada.

“Pada tingkat nasional, framework untuk regulasi pendidikan di Indonesia harus mendukung Asta Cita, kemudian harus mendukung RPJP Pendidikan, dan harus berkontribusi pada Indonesia Emas 2045. Ini harus menjadi bagian yang dipikirkan untuk mengembangkan UNAIR ke depan.”

Prof Junaidi mengusung tujuh program strategis yang terangkum dalam Quantum UNAIR 2030. Tujuh program unggulan tersebut yaitu Quality of local character education with global impact, Unlimited development of human resource professionalism, An establishing and accessibility to word-class facilities and suprastructure, Nourishing innovation and enhancing the benefits for humanity and corporation, The reinforcement functional collaboration and networks, Unleash limitation on alternatives financial resources dan Magnify the role of alumni and organization

Melalui latar belakang penelitian yang kuat dan sinergis yang mampu menjawab permasalahan global saat ini, Prof Bambang membangun visi agar UNAIR mampu melahirkan pemimpin profesional. “UNAIR harus mampu menciptakan pemimpin yang profesional dalam kreativitas dan inovasinya yang berdampak sosial berkelanjutan bagi perubahan peradaban melalui tri dharmanya,” terangnya.

Demi tercapainya visi itu, ia menyampaikan misinya yang mana UNAIR harus memiliki pendidikan berkualitas tinggi. Tak kalah penting, riset dan penelitian harus dapat menciptakan solusi untuk tantangan global. “Kampus UNAIR harus berkontribusi bagi kemanusiaan yang adil dan beradab. Harus membangun kewirausahaan yang berteknologi tinggi dan bertaraf internasional,” sebutnya.

Prof Muhammad Madyan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengungkapkan bahwa ada tiga program strategis yang ia usulkan. “Pertama terkait keberlanjutan. Kedua memperkuat UNAIR menjadi entrepreneurial university. Ketiga, meningkatkan kesejahteraan dosen dan tendik,” jelasnya.

Sejalan dengan pernyataannya, ia menyebutkan bahwa latar belakang UNAIR yang saat ini sudah menjadi PTN-BH membuat UNAIR harus secara independen memenuhi kebutuhan keuangannya. “Lulusan UNAIR yang berwirausaha saat ini hanya 7,14 persen. Oleh sebab itu kita perlu yang namanya entrepreneurial university,” ucapnya.

Menurutnya, ada empat hal untuk menuju dan mewujudkan entrepreneurial university. Ia menyebutkan bahwa harus ada pengembangan unit bisnis dalam universitas. Selain itu, perlu adanya penataan kembali inkubator bisnis yang ada saat ini.

“Kolaborasi dengan industri harus kita lakukan untuk mempermudah mahasiswa kita melakukan magang. Lalu hilirisasi hasil riset dengan industri sangat penting. Mengoptimalkan peran alumni yang saat ini tersebar di berbagai industri. Pengembangan mindset kewirausahaan perlu kita tingkatkan,” ungkapnya. (ita)

Rektor Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.