Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Cara Ganjar Pranowo Jaga Indonesia

Cara Ganjar Pranowo Jaga Indonesia

KOMUNITAS redaksi03/09/2022 - 12:00 WIB

Ketua Umum Persatuan Radio Televisi Publik Daerah atau Persada.id, Ganjar Pranowo, memiliki cara menjaga Indonesia melalui cara yang tak biasa. Yaitu menyapa pendengar maupun insan radio perbatasan negeri melalui siaran radio Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) se-Indonesia, dengan kegiatan Tumpengan Nasional Virtual dan Live Sarasehan Menjaga Indonesia, Rabu (31/08).

Ganjar mengatakan, daerah di perbatasan negara di bagian terluar, harus bisa menyampaikan kehebatannya dan keberhasilannya melalui siarannya. Agar hal baiknya itu bisa tersebar luas ke tempat lain melalui informasi inspiratif yang tersampaikan.

“Dalam arti keberhasilannya bisa kita bantu (diinformasikan melalui siaran). Jadi wajah kita, wajah yang paling depan itu, wajah yang paling cantik,” kata Ganjar dalam siarannya.

Ganjar memulai kegiatan dengan memotong nasi tumpeng, kemudian menyerahakannya secara virtual ke perwakilan LPPL Radio Publik Kota Denpasar, Cokorda Krisna.

Dia berharap, daerah perbatasan yang berada di wilayah remote area atau tempat yang jauh dari pusat, bisa memberikan informasi sebanyak mungkin tentang keberhasilannya serta inspirasi kepada daerah lain, sehingga bisa memberikan info terbaik kepada masyarakat. “Agar masyarakat dapat yang the best (terbaik),” ujar Ganjar.

Ganjar menyapa sejumlah narasumber yang rata-rata mereka berasal dari daerah perbatasan negara ini. Seperti Mokh Ansori dari RRI Entikong Kalimantan Barat, Lumbardus Waromi dari Radio Komunikasi Suara Keerom Papua, Bupati Kupang NTT Korinus Masneno, dan Pj Bupati Mappi Papua Michael R Gomar.

Hadir pula Wali Kota Magelang MM Nur Aziz, dan Kabiro Hukum Organisasi dan Kepegawaian Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP).

Ganjar mengatakan, radio memunyai pendengar dengan segmentasi khusus. Bahkan, radio memiliki pendengar yang setia. Untuk itu, informasi bagus hendaknya mutlak dibagi ke pendengar. Pemerintah pun dituntut agar tidak kaku dalam menyampaikan informasi.

“Mestinya radio memiliki multiplatform. Sehingga tidak hanya didengarkan tapi radio juga bisa ditonton,” tambahnya.

Dengan demikian, radio juga harus siap dalam peningkatan kualitas, seperti pembawa acara yang bagus, dan sejenisnya. Pada September nanti, kata Ganjar, pihaknya akan mempersiapkan dua pertemuan demi perbaikan kualitas.

“Radio ini dengan pendengar yang setia, sebenarnya ini menjadi potensi menyiarkan informasi, membantu membagikan informasi yang bagus, yang bersemangat. Ya sedikit kritis boleh, kok. Menurut saya, enggak papa, kok,” imbuhnya.

Mokh Ansori dari RRI Entikong menuturkan, pihaknya hampir selalu menyampaikan informasi lokal kepada masyarakat setempat. Terutama informasi pertanian, mengingat mayoritas warga adalah petani.

“Kami di RRI (RRI Entikong) ada ruang khusus pertanian, perikanan, perkebunan. Kami kerja sama dengan dinas. Kami setiap hari sampaikan informasi itu,” kata Ansori kepada Ganjar.

Sebagai informasi, dalam acara itu, para peserta yang hadir virtual, memotong nasi tumpeng di masing-masing daerahnya. Tercatat sekitar 120 tumpeng dipotong secara bersamaan dalam kegiatan tersebut. (hms)

Cara Ganjar Pranowo Jaga Indonesia
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.