Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Cengkeh Sebagai Antikanker Kolorektal

Cengkeh Sebagai Antikanker Kolorektal

KESEHATAN redaksi25/01/2018 - 16:00 WIB

Dr Fadilah MSi, Doktor Fakultas Farmasi (FF) Universitas Indonesia (UI) meneliti senyawa eugenol dalam tanaman cengkeh yang ternyata dapat digunakan sebagai bahan penghambat kanker kolorektal.

Hasil penelitiannya dia presentasikan dalam sidang promosi doktor yang berlangsung pada pekan lalu di Ruang Sidang Promosi Doktor FF, UI Depok.

Kanker kolokteral adalah jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau rektum, biasanya berbentuk polip yang tumbuh di sepanjang dinding permukaan kolon atau rektum.

Menurut World Health Organization (WHO), kanker kolorektal menempati posisi ketiga terbesar dunia dengan jumlah penderita 1,2 juta kasus per tahun. Sedangkan di Indonesia, menurut data Kementerian Kesehatan, kanker ini juga menempati urutan kanker ke-3 terbanyak ditemui setelah kanker payudara dan paru.

Selama ini, pengobatan kanker kolorektal dilakukan dengan terapi target dengan menggunakan regorafenib dan terapi berbasis monoklonal antibodi . Namun selain itu juga dilakukan terapi bahan alam, seperti terapi dengan menggunakan taxol, gosypol, dan polifenol.

Eugenol yang ada di cengkeh adalah salah satu bahan alam yang dapat dipakai sebagai sebagai bahan antikanker kolorektal .Penelitian ini berusaha mencari senyawa baru turunan eugenol yang dapat dijadikan bahan penghambat sel kanker kolorektal HT29 secara in vitro.

In vitro adalah jenis percobaan yang melibatkan seluruh eksperimen organisme hidup dalam kondisi laboratorium yang terkontrol.Hasil percobaan yang dilakukan Fadilah pada mencit Mus Musculus menunjukkan bahwa senyawa 59 turunan eugenol mampu menghambat pertumbuhan sel HT29.

Sehingga, hasil penelitian ini membuka peluang untuk mengembangkan senyawa turunan eugenol sebagai senyawa utama antikanker dalam kasus kanker kolon. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.