Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Dari Sastra Indonesia ke Pendidikan Internasional, Alumnus UNAIR Ini Bangun Karier Global

Dari Sastra Indonesia ke Pendidikan Internasional, Alumnus UNAIR Ini Bangun Karier Global

PERISTIWA Tiara AS11/02/2026 - 10:01 WIB
Jazi Jannati, alumnus Sastra Indonesia UNAIR, sukses berkarier di pendidikan internasional dan membuktikan lulusan humaniora mampu bersaing global.

Lulusan bidang humaniora kerap dianggap memiliki ruang gerak karier yang sempit. Namun, pandangan tersebut tidak berlaku bagi Jazi Jannati, alumnus Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), yang kini meniti karier di industri pendidikan internasional.

Saat ini, Jazi menjabat sebagai Regional Marketing Manager UK & Europe Specialist (Indonesia dan Filipina) di YES Education Group. Perannya mencakup pendampingan mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri serta menjalin kemitraan strategis dengan universitas internasional.

Jazi menuturkan bahwa pilihannya masuk Sastra Indonesia didasarkan pada ketertarikan terhadap budaya dan sastra, tanpa bayangan karier global di masa depan. Namun, justru dari latar belakang tersebut ia memperoleh perspektif yang kuat dalam memahami konteks budaya, yang kini menjadi keunggulan kompetitifnya.

Menurutnya, pembelajaran kajian budaya selama kuliah sangat relevan dalam dunia profesional. Pendekatan berbasis budaya dinilai penting untuk membangun strategi pemasaran pendidikan yang tepat sasaran, khususnya di negara multikultural seperti Indonesia.

Perjalanan Jazi ke industri pendidikan global dimulai dari keinginannya melanjutkan studi ke Inggris. Proses mempersiapkan diri, termasuk mendalami bahasa Inggris dan mengikuti persiapan IELTS, membawanya mengenal lebih dekat ekosistem pendidikan internasional. Dari sana, peluang karier mulai terbuka hingga ia dipercaya menangani pasar Eropa dan Inggris.

Meski demikian, perjalanan tersebut tidak lepas dari tantangan. Jazi mengakui sempat merasa kurang percaya diri karena harus bersaing dengan rekan kerja lulusan luar negeri. Namun, pengalaman organisasi semasa kuliah membantunya membangun kepercayaan diri dan kemampuan manajerial.

Kini, selain menangani pemasaran pendidikan, Jazi juga terlibat dalam pengembangan program kolaborasi antara universitas di Indonesia dan luar negeri, termasuk short course, riset dosen, dan program beasiswa.

Bagi Jazi, kunci kesuksesan adalah konsistensi dan keberanian mengikuti minat. Ia menegaskan bahwa ilmu humaniora tidak hanya relevan, tetapi juga dibutuhkan di tingkat global. “Jurusan apa pun, selama ditekuni dengan sungguh-sungguh, pasti akan menemukan jalannya,” pungkasnya. (tas)

karier internasional Kisah alumnus UNAIR lulusan humaniora pendidikan global Sastra Indonesia UNAIR
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.