Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Isa Ansori Dukung Penataan Balai Pemuda, Tegaskan Dewan Kebudayaan Surabaya Bukan untuk Mengeliminasi

Isa Ansori Dukung Penataan Balai Pemuda, Tegaskan Dewan Kebudayaan Surabaya Bukan untuk Mengeliminasi

PERISTIWA Tiara AS29/03/2026 - 07:16 WIB
Alun-alun Kota Surabaya
Alun-alun Kota Surabaya

Langkah Pemerintah Kota Surabaya dalam menata ruang kebudayaan di kawasan Balai Pemuda mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari M. Isa Ansori, yang menilai kebijakan tersebut sebagai upaya strategis untuk memperkuat ekosistem seni di Kota Pahlawan.

Menurut Isa, kebijakan yang diinisiasi Wali Kota Eri Cahyadi melalui pembentukan Dewan Kebudayaan Surabaya bukan bertujuan untuk menghapus atau menggantikan lembaga seni yang telah ada sebelumnya. Ia menegaskan bahwa kehadiran lembaga ini justru menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan sistem yang lebih tertata dan berkelanjutan bagi para pelaku seni.

Ia melihat dinamika pro dan kontra yang sempat muncul di tengah masyarakat sebagai hal yang wajar. Bagi Isa, respons tersebut mencerminkan tingginya kepedulian publik terhadap perkembangan dunia seni dan budaya di Surabaya. Namun demikian, ia menekankan pentingnya melihat kebijakan ini secara proporsional sebagai langkah untuk merangkul berbagai elemen seni, bukan membatasi.

Dalam pandangannya, Dewan Kebudayaan Surabaya berperan sebagai jembatan strategis yang menghubungkan berbagai komunitas seni tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing. Konsep yang diusung disebutnya mengedepankan kolaborasi dan sinergi, bukan penyeragaman atau peleburan organisasi yang sudah eksis seperti Dewan Kesenian maupun komunitas independen lainnya.

Isa juga menilai penataan yang dilakukan pemerintah merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Balai Pemuda sebagai pusat aktivitas kebudayaan yang inklusif. Dengan pengelolaan yang lebih terstruktur, ruang publik tersebut diharapkan mampu menjadi wadah ekspresi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku seni dari berbagai wilayah di Surabaya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kebijakan ini selaras dengan semangat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan, yang mendorong pengelolaan seni dan budaya secara transparan, akuntabel, serta berkeadilan. Dalam konteks tersebut, pemerintah tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga fasilitator yang memastikan dukungan terhadap pelaku seni tersalurkan secara tepat.

Isa turut mengajak seluruh komunitas seni untuk menjaga semangat kebersamaan khas Arek Suroboyo dalam menyikapi perubahan ini. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem budaya yang sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika kota yang terus berkembang.

Dengan penataan ini, Surabaya diharapkan tidak hanya dikenal sebagai kota metropolitan, tetapi juga sebagai kota yang hidup dari denyut kebudayaannya. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat berjalan seiring dalam menciptakan ruang seni yang inklusif, terbuka, dan mampu memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi. (tas)

Balai Pemuda Dewan Kebudayaan Surabaya Eri Cahyadi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.