Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Di Tengah Keterbatasan Pascabanjir, Tim UNAIR Bantu Persalinan Ibu di Posko Aceh Tamiang

Di Tengah Keterbatasan Pascabanjir, Tim UNAIR Bantu Persalinan Ibu di Posko Aceh Tamiang

PERISTIWA Tiara AS17/12/2025 - 12:16 WIB
Di tengah keterbatasan pascabanjir Aceh Tamiang, Tim Satgas Bencana UNAIR berhasil membantu persalinan ibu muda di posko kesehatan darurat.

Di tengah keterbatasan sarana dan kondisi darurat pascabanjir, Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil membantu proses persalinan seorang ibu muda di Posko Kesehatan Aceh Tamiang. Peristiwa ini terjadi pada Senin (15/12/2025) di Posko Klinik Abah, Kabupaten Aceh Tamiang, dan menjadi simbol harapan di tengah duka akibat bencana.

Tangisan bayi yang baru lahir memecah suasana posko yang selama ini dipenuhi keluhan kesehatan para penyintas banjir. Bayi tersebut lahir dari Ny. R (19), warga Desa Bukit Rata, Kecamatan Aceh Tamiang, yang harus menjalani persalinan di tengah kepungan lumpur dan keterbatasan fasilitas medis.

Posko kesehatan tersebut merupakan posko gabungan yang melibatkan Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), RSUD dr. Soetomo Surabaya, serta bekerja sama dengan sejumlah organisasi profesi medis, antara lain PERDATIN, PABOI, IPOTI, IDI Cabang Surabaya, dan Mer-C.

Sejak pukul 07.00 WIB, Ny. R mulai merasakan kontraksi yang semakin intens disertai pecahnya ketuban. Sebelum banjir melanda wilayah tersebut, ia tercatat rutin memeriksakan kehamilannya di Klinik Abah. Ketika tanda persalinan muncul, ia pun kembali mendatangi lokasi yang kini difungsikan sebagai posko kesehatan Tim UNAIR.

Pemeriksaan awal oleh bidan menunjukkan kondisi tanda vital ibu dan detak jantung janin dalam batas normal. Namun, pemeriksaan lanjutan memperlihatkan pembukaan serviks telah mencapai lima sentimeter dengan kontraksi yang semakin teratur. Tim medis kemudian melakukan observasi ketat sembari memberikan edukasi dan penguatan mental kepada pasien serta keluarga.

Penanggung jawab Posko Satgas Bencana UNAIR, Lettu Laut (K) dr. Andre Prasetyo Mahesa, Residen Ilmu Penyakit Dalam FK UNAIR, mengungkapkan bahwa proses persalinan tersebut dihadapkan pada berbagai keterbatasan di lapangan.

“Salah satu kendala utama adalah pasokan listrik yang belum stabil, sehingga pengawasan menjadi terbatas. Selain itu, kami juga tidak memiliki alat bantu napas bayi dan infant warmer, yang tentu menjadi perhatian tersendiri bagi tim,” ujarnya.

Untuk memastikan proses persalinan berjalan aman, tim memanfaatkan genset sebagai sumber penerangan tambahan. Pada pukul 11.00 WIB, pembukaan serviks dinyatakan lengkap dan kepala bayi mulai tampak di jalan lahir. Tim medis yang terdiri dari dr. Aniq, dr. Manilla, bidan April, dan bidan Disya dari RS Universitas Airlangga segera bersiap melakukan pertolongan persalinan.

Tepat pukul 11.52 WIB, bayi lahir dalam kondisi baik dan langsung menangis spontan. dr. Mery, SpA dari IDI Cabang Surabaya yang turut mendampingi, memastikan kondisi bayi stabil, aktif, dan menunjukkan warna kulit kemerahan sebagai tanda vitalitas yang baik.

“Secara umum kondisi ibu dan bayi sehat dan stabil. Ibu mengalami robekan ringan pada jalan lahir yang telah ditangani dengan penjahitan,” jelasnya.

Persalinan tersebut menjadi persalinan kedua yang berhasil ditangani oleh Tim Satgas Bencana UNAIR selama masa tanggap darurat banjir di Aceh Tamiang. Keberhasilan ini menegaskan peran penting layanan kesehatan darurat, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan bayi.

Kehadiran Posko Satgas Bencana UNAIR di Aceh Tamiang tidak hanya menjadi respons kemanusiaan atas bencana alam, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Di tengah keterbatasan akibat bencana, Tim UNAIR memastikan bahwa hak dasar ibu dan bayi untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak tetap terpenuhi, sekaligus menghadirkan secercah harapan bagi masyarakat terdampak banjir. (tas)

banjir Aceh Tamiang persalinan di pengungsian posko kesehatan Aceh Tamiang Satgas Bencana UNAIR SDGs kesehatan tim unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.