Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Eri Cahyadi Tegaskan Zakat Warga Surabaya Harus Diprioritaskan untuk Kaum Miskin Lokal

Eri Cahyadi Tegaskan Zakat Warga Surabaya Harus Diprioritaskan untuk Kaum Miskin Lokal

PERISTIWA Tiara AS03/03/2026 - 10:53 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan arahan kepada jajaran kepala perangkat daerah menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Surabaya tepat sasaran serta memprioritaskan warga miskin setempat. Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Garage Day yang digelar serentak di 31 kecamatan.

Dalam sambutannya, Eri menyoroti adanya potensi zakat yang dihimpun dari masyarakat Surabaya, namun penyalurannya justru tidak sepenuhnya kembali kepada warga yang membutuhkan di dalam kota. Padahal, menurutnya, masih terdapat keluarga kurang mampu yang memerlukan dukungan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Kalau menghimpun dari warga Surabaya, maka utamakan dulu penyalurannya untuk warga Surabaya yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia menilai zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat solidaritas antarwarga. Oleh karena itu, lembaga amil zakat (LAZ) diminta menjalankan fungsi penghimpunan dan distribusi secara transparan, akuntabel, serta sesuai regulasi.

Pemkot Surabaya, lanjut Eri, telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia guna memperketat pengawasan administrasi dan pelaporan penyaluran ZIS. Setiap LAZ diwajibkan menyampaikan laporan rinci mengenai jumlah dana yang dihimpun serta daftar penerima manfaatnya.

Menurutnya, apabila terdapat lembaga yang tidak mematuhi ketentuan atau tidak transparan dalam pelaporan, maka sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional dapat diberlakukan sesuai aturan yang berlaku. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat.

Selain aspek pengawasan, Eri juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat mampu untuk meningkatkan kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa sebagian harta yang dimiliki pada hakikatnya mengandung hak orang lain yang membutuhkan bantuan.

Momentum Garage Day, kata dia, menjadi bukti bahwa semangat berbagi di Surabaya terus tumbuh. Partisipasi donatur dan ASN tahun ini dinilai meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesadaran kolektif untuk membantu sesama semakin menguat.

Pemkot Surabaya berharap pengelolaan zakat dapat semakin optimal dan terfokus pada pengentasan kemiskinan di tingkat lokal. Dengan distribusi yang tepat dan pengawasan yang ketat, manfaat zakat diharapkan benar-benar dirasakan oleh warga miskin di Kota Pahlawan secara berkelanjutan. (tas) 

Eri Cahyadi Lembaga Amil Zakat pengawasan zakat warga miskin Surabaya zakat Surabaya ZIS Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.