Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Faktor Eri-Armudji Menang Pilwali Surabaya

Faktor Eri-Armudji Menang Pilwali Surabaya

KOMUNITAS redaksi16/12/2020 - 16:00 WIB

Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armudji unggul atas Machfud-Mujiaman berdasarkan hitung cepat KPU dan empat lembaga survei.

Berdasarkan Surabaya Survei Center (SSC), ada delapan faktor melatar belakangi kemenangan paslon nomor urut 1 ini. Pertama, karena Surabaya merupakan basis tradisional PDI Perjuangan (PDIP), partai pengusung Eri-Armudji. Soliditas partai cukup kuat, meski ada beberapa faksi di PDIP.

“Sikap gotong royong yang sudah menjadi naluri di tubuh PDIP. Otomatis menggelora dan menggelinding dalam konteks tertentu yang diperlukan,” kata Dirktur SSC Mochtar W Oetomo, Jumat (11/12).

Kedua, faktor Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai endorser. Tingkat kepuasan masyarakat Surabaya pada Risma yang melebihi 90% memberi pengaruh besar pada Eri Cahyadi. Surat Risma dan video ajakan Risma menjelang coblosan kian menguatkan strategi ini.

“Ketiga, blunder video hancurkan Risma. Viral video ini justru sangat menguntungkan Eri Cahyadi. Bahkan swing voters Machfud Arifin diindikasikan banyak berpindah ke Eri Cahyadi,” ujar Mochtar.

Keempat, tim dan relawan yang lebih ramping dan efektif. Dengan hanya didukung oleh PDIP dan PSI, tim Eri Cahyadi jauh lebih militan dan efektif, serta lebih simple dan fokus dalam berbagai koordinasi, konsolidasi dan mobilisasi.

Berbeda dengan begitu banyaknya partai pendukung Machfud Arifin yang membuat segala koordinasi, konsolidasi dan mobilisasi menjadi lebih kompleks.

“Kondisi ini menimbulkan banyak risiko faksionalitas dan uncoordinated. Hingga munculnya kasus video hancurkan Risma,” kata pengajar di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) ini.

Kelima, Eri menjadi sosok paling pembeda di antara empat kandidat yang ada. Eri usianya paling muda dan tampak memahami dan menguasai tata kelola pemerintahan.

“Keenam, pada debat publik menunjukkan penguasaan data dan masalah pada Eri-Armudji jauh lebih komprehensif dibanding Machfud Arifin-Mujiaman. Kondisi ini memberi andil pada pergerakan swing voters, karena pemilih Surabaya relatif lebih rasional,” katanya.

Ketujuh, pemilih rasional berusaha mencari sendiri informasi tentang para kandidat melalui berbagai sumber informasi. Sehingga pemilih ini memiliki preferensi yang mencukupi untuk menentukan pilihannya. Kedelapan, simbolisasi dan dukungan Nahdliyin.

Pasangan Eri-Armudji mampu mengawinkan simbolisasi ideal Nasionalis-Religius dengan berhasilnya Eri Cahyadi menampilkan simbolisasi dirinya sebagai Nahdliyin.

“Baik melalui ziarah ke berbagai makam, istighosah dan pengajian. Disamping itu, dukungan jejaring NU di level kota juga menjadi faktor yang tentu tidak bisa diabaikan begitu saja,” katanya. (ist)

Eri Cahyadi Pilkada Serentak 2020 Pilwali Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.