Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»FGD PWI Jatim-Untag Surabaya Soal Empati Dalam Perspektif Gender

FGD PWI Jatim-Untag Surabaya Soal Empati Dalam Perspektif Gender

KOMUNITAS redaksi10/09/2022 - 08:00 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim gelar Forum Grup Discusion (FGD), Jumat (09/09), membahas tentang Edukasi Jurnalisme Empati dalam Perspektif Gender.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini merupakan kolaborasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dengan PWI Jatim.

Salah satu narasumber yang juga Dosen Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Dr Merry Frida Palupi menuturkan dalam praktiknya, jurnalisme setidaknya memiliki pandangan gender yang dilihat dari beberapa tingkatan.

Dintaranya, tingkatan kognitif yang beraspek pada tingkat kesadaran gender seorang jurnalis dan permasalahan gender disekitarnya. “Selain itu ada peran media dalam membentuk pola kerja yang berspektif gender,” ujarnya.

Lebih lanjut, teknik jurnalistik yaitu sensitifitas akan persoalan gender, pilihan fakta sosial, teknik penulisan mauoun teknik reportase yang mana dapat mempengaruhi orientasi media.

“Karena masih kita temui pemberitaan yang memuat Clikbait yang mengarah pada stereotip, pelebelan dan mengandung unsur sensual. Padahal banyak hal lain yang bisa diangkat dari sebuah pemberitaan tersebut,” terang Merry.

Menurut Merry, seorang wartawan hafus memiliki sikap empati berspektif gender. Tanpa memiliki sikap ini, kata dia, salam meliput kejahatan asusila tak menutul kemungkinan jika jurnalis cenderung memberitakan secara serampangan. Misalnya, menuliskan identitas korban kejahatan asusila, menggunakan diksi yang salah.

“Jurnalisme berspektif gender juga mendorong seorang jurnalis mampu menurunkan berita dengan sudut pandang yang lebih adil,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jatim yang juga narasumber FGD, Lutfil Hakim memaparkan dilingkungan jurnalisme, etika jurnalis harus mengetahui tentang peraturan kesetaraan gender.

Lutfil tak menampik jika dalam etika jurnalistik masih ditemukan kasus-kasus pemerkosaan yang menceritakan detail peristiwa.

Contoh lain dalam sadar kesetaraan gender dalam pemberitaan adalah saat pemerintah membahas soal RUU Ketenagakerjaan yang mana didalamnya ibu hamil bisa cuti hingga 6 bulan lamanya.

Kebijakan ini menurut dia sebuah kemajuan dan memastikam bahwa kesejahteraan ibu dan anak ini mendapatkan kesetaraan hak.

“Pers terbukti sudah mengawal soal kesetaraan gender. Misalnya membahas kesejahteraan ibu dan anak jika disebutkan hak-hak ibu dan anak, jika dimasukkan ke perusahaan dan pers tidak kritis soal. Ini maka (pemberitaan akan kesetaraan gender) akan lolos,” jelasnya.

Karena itu, Lutfil mengajak agar para jurnalis memiliki sifat etika of care. Ia juga berharap FGD ini menghasilkan kajian-kajian kolaboratif untuk kemajuan produk pers dalam mendukung kesetaraan gender.

“Mudah-mudahan ini menjadi suatu kajian kolaboratif antara PWI dan Untag Surabaya bersama-sama untuk menjadi feminim, bukan berarti secara tampilan. Tapi pemikiran, wartawan laki-laki punya pemikiran yang berpihak pada kepentingan perempuan,” tandasnya. (ita)

Dr Merry Frida Palupi PWI Jatim Untag Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.