Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»FPK UNAIR Dorong Inovasi Desa, Limbah Udang di Segoro Tambak Diolah Jadi Penyedap Alami

FPK UNAIR Dorong Inovasi Desa, Limbah Udang di Segoro Tambak Diolah Jadi Penyedap Alami

PERISTIWA Tiara AS16/12/2025 - 12:12 WIB
FPK UNAIR mengajak warga Desa Segoro Tambak mengolah limbah udang menjadi penyedap alami bernilai ekonomi melalui program pengabdian masyarakat.

Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian masyarakat berbasis potensi lokal. Kali ini, FPK UNAIR menggandeng warga Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, untuk mengembangkan penyedap alami dari limbah udang.

Ketua tim pengabdian masyarakat FPK UNAIR, Dwitha Nirmala, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa program ini berangkat dari potensi limbah udang yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pesisir. Kepala dan kulit udang yang biasanya terbuang, diolah menjadi kaldu bubuk alami dengan kandungan protein tinggi.

“Limbah udang, khususnya bagian kepala dan kulit, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bumbu penyedap alami yang bernilai ekonomi dan dapat dijadikan produk usaha rumah tangga,” ujar Dwitha.

Sebelum pelatihan dilakukan, tim dosen FPK UNAIR terlebih dahulu menggelar diskusi bersama perangkat desa dan warga untuk memetakan potensi usaha berbasis perikanan. Dari hasil diskusi tersebut, pengolahan limbah udang dinilai paling relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Pelatihan diversifikasi produk kemudian diberikan dalam bentuk praktik langsung pengolahan limbah udang menjadi kaldu bubuk alami. Kegiatan ini diikuti oleh ibu rumah tangga dan pelaku UMKM Desa Segoro Tambak. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga membuka wawasan warga bahwa limbah perikanan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.

Tak hanya berfokus pada produksi, tim pengabdian masyarakat UNAIR juga memberikan edukasi terkait sanitasi dan higiene pangan. Penyuluhan ini bertujuan memastikan produk olahan perikanan yang dihasilkan aman dikonsumsi serta memiliki standar kualitas yang baik.

“Antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi. Ke depan, program ini diharapkan dapat berlanjut melalui pendampingan UMKM, penyusunan panduan produksi, serta penguatan kelembagaan agar produk bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” pungkas Dwitha. (tas)

Desa Segoro Tambak FPK UNAIR kaldu bubuk udang Limbah Udang pengabdian masyarakat UNAIR UMKM perikanan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.