Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
  • Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan
  • Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV
  • Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan
  • Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah
  • Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Living Lab Energi Terbarukan untuk Edukasi Green Energy
  • Pakar UNAIR: Pola Asuh Generasi Alpha Tak Cukup Hanya Membatasi Gawai
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Ganjar Pranowo Serahkan Instalasi BSG

Ganjar Pranowo Serahkan Instalasi BSG

KOMUNITAS redaksi31/08/2022 - 12:00 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan instalasi Biogenic Shallow Gas (BSG) senilai Rp199 juta di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/08). Bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan energi terbarukan di desa setempat.

Ganjar menjelaskan, gas biogenik dikenal sebagai gas rawa atau gas dangkal, yang terbentuk dari bakteri metanogenik pada lingkungan anaerobik, khususnya pada daerah-daerah yang tingkat sedimentasinya sangat tinggi.

“Sebenarnya dari ESDM provinsi sudah mencoba menggali energi terbarukan itu banyak sekali, dan banyak gas rawa di beberapa tempat,” ujarnya.

Ditambahkan, awalnya di Desa Krendowahono ditemukan gas rawa dan sempat membuat geger warga setempat. Bahkan, di lokasi kejadian harus diberi garis polisi, karena airnya dapat dibakar.

“Masyarakat panik, akhirnya di-police line. Nah, kita terjunkan tim dan ada risetnya akhirnya nemu gas itu bisa dimanfaatkan. Dari situlah kemudian itu untuk kesekian kali kita mencari sumberdaya gas rawa yang ada, kita distribusikan ke masyarakat,” lanjutnya.

Caranya, kata gubernur, dengan memberi bantuan berupa instalasi melalui Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah. Selain itu juga dibantu oleh berbagai partisipan. “Akhirnya ibu-ibu atau keluarga bisa memanfaatkan secara free atau gratis,” tuturnya.

Upaya tersebut, ungkap Ganjar, merupakan bentuk ikhtiar pemerintah untuk menuju kemandirian energi. “Kita coba galang dengan kekuatan atau sumberdaya yang ada, di masing-masing lokal yang ada. Kemarin kita juga menggunakan solar panel itu juga jalan,” imbuhnya.

Menurut gubernur, bantuan-bantuan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Namun, warga diminta merawat.

“Jadi iuran perawatan saja. Umpama desanya buat Perdes sepakat saja, Bumdes boleh juga (mengelola), tergantung kesepakatan masyarakat. Intinya kita dari pemerintah jadi starter saja, kita beri stimulan bantu teknologinya, kawan-kawan dari Dinas ESDM turun, nanti pengembangannya kita ajari mereka,” ungkap Ganjar.

Sementara, Sulis, warga Desa Krendowahono mengaku kali pertama ditemukan gas rawa saat dirinya membuat sumur bor, atas bantuan dari Baznas pada 2019. “Awalnya dulu itu untuk air bersih, tapi keluar gas, waga panik dan sempat diberi garis polisi,” katanya.

Kejadian itu kemudian ditindaklanjuti Pemprov Jateng dan ternyata mengandung gas rawa yang dapat dimanfaatkan oleh warga. “Dapat bantuan dari dari Pak Ganjar berupa instalasi. Sekarang gasnya bisa dialirkan ke rumah warga. Ada sekitar 30 lebih rumah yang teraliri,” imbuhnya.

Dengan adanya bantuan itu, Sulis menambahkan, pengeluaran warga terhadap gas elpiji berkurang. “Sangat terbantu. Warga tidak perlu beli gas,” tandasnya. (hms)

Ganjar Pranowo Serahkan Instalasi BSG
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Comments are closed.

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Dugaan Pungli CFD Taman Bungkul Teridentifikasi, Wali Kota Eri Minta Uang Dikembalikan

24/07/2026 - 07:48 WIB

Parkir Makam Keputih Dibenahi, Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV

24/07/2026 - 07:41 WIB

Pelaporan Pajak Digital Diperkuat, Wali Kota Eri Ajak Restoran dan Kafe Transparan

24/07/2026 - 07:34 WIB

Penyakit Zoonosis Jadi Fokus Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Wabah

22/07/2026 - 19:17 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.