Ganjar Tegaskan Bela Palestina
KOMUNITAS PERISTIWA

Ganjar Tegaskan Bela Palestina

Debat Pilpres ketiga dijadwalkan pada Minggu (07/01). Debat yang dilakoni para capres itu mengangkat tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolotik.

Untuk tema hubungan internasional dan geopolotik, Capres nomor 3 Ganjar Pranowo menegaskan posisinya terhadap Palestina. Yakni, membela Palestina dari penjajahan Israel.

Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Ngudi Astuti menyatakan, Ganjar Pranowo bakal menegaskan sikap membela Palestina untuk lepas dari penjajahan Israel. Penegasan itu bakal disampaikan Ganjar pada sesi debat ketiga Pilpres 2024.

“Kita selama ini adalah tetap membela Palestina karena negara Palestina tidak ada hukum untuk menyerang negara lain kalau negara itu berdaulat,” kata Tuti kepada wartawan, Kamis (4/1).

Sikap tersebut dinilai sesuai dengan apa yang digagas Presiden RI pertama Soekarno pada saat Konferensi Asia Afrika (KAA). Hal itu juga sejalan dengan semangat UUD 1945, yaitu dalam rangka menjaga perdamaian dunia.

“Jadi apa yang dikatakan oleh Bung Karno pada KAA, Konferensi Asia Afrika Dasasila Bandung itu bahwa sejak dari tahun 1955 Indonesia tetap membela Palestina sebagai sebuah negara yang harus merdeka dari penjajahan Israel,” ucap Tuti. “Artinya, mulai dari zaman Soekarno sampai detik ini kita tetap konsisten untuk membela Palestina,” sambungnya.

Dia mengungkapkan salah satu bentuk konsistensi pihaknya dalam mendukung kemerdekaan Palestina adalah saat piala dunia. “Waktu Piala Dunia, ketika kontingen Israel itu mau datang ke Indonesia, maka ia (Ganjar Pranowo) menolaknya. Itu adalah bentuk dari komitmen bangsa Indonesia untuk membela negara Palestina,” tegas Tuti.

Selain itu, pihaknya juga mengaku turut memberikan bantuan kemanusiaan terhadap warga Palestina. Serta mendorong PBB untuk menghentikan peperangan tersebut.

“Memberikan bantuan kemanusiaan dan jelas akan ikut dalam organisasi Konferensi Islam untuk membela Palestina dan juga PBB supaya berfungsi sebagai perdamaian internasional menghentikan peperangan yang ada di Palestina dengan Israel dan tidak jatuh korban-korban kemanusiaan yang tidak bersalah di Palestina,” pungkasnya. (gp)