Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mulai mengintensifkan persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV Tahun 2027. Tidak hanya menargetkan keberhasilan sebagai tuan rumah, PWI Lampung juga memasang ambisi meraih prestasi sebagai juara umum dalam ajang olahraga wartawan tingkat nasional tersebut.
Langkah awal ditandai melalui forum diskusi olahraga bertema Menuju Porwanas XV Tahun 2027: Membangun Sinergi Prestasi Olahraga. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi insan pers, atlet, serta pemangku kepentingan untuk menyusun strategi jangka panjang yang terukur.
Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Lampung, Muslim Pranata, menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi titik awal untuk membangun kesiapan menyeluruh, baik dari sisi atlet maupun organisasi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan pemahaman olahraga di kalangan jurnalis, mengingat Porwanas bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang penguatan profesionalisme wartawan olahraga.
Di sisi lain, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menilai Porwanas memiliki dimensi strategis yang lebih luas. Selain sebagai kompetisi antarwartawan, ajang ini juga berfungsi sebagai wahana pembinaan bagi jurnalis olahraga dalam menghadapi peliputan event besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Dengan demikian, kualitas jurnalistik olahraga diharapkan meningkat seiring dengan peningkatan kualitas atlet wartawan.
Dari perspektif penyelenggaraan, Lampung memiliki pengalaman historis sebagai tuan rumah Porwanas pada 1993. Namun, skala penyelenggaraan 2027 diperkirakan jauh lebih besar, dengan potensi kehadiran sekitar 5.000 wartawan dari seluruh Indonesia. Agenda ini juga akan beririsan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN), sehingga dampaknya tidak hanya terbatas pada sektor olahraga, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan promosi pariwisata.
Pemerintah Provinsi Lampung turut memberikan dukungan terhadap persiapan tersebut. Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yanyan Ruchyansyah, menegaskan bahwa status tuan rumah membawa konsekuensi tanggung jawab besar. Menurutnya, Lampung harus mampu menyeimbangkan dua target utama, yakni sukses dalam penyelenggaraan dan sukses dalam prestasi.
Ia menambahkan bahwa persiapan tidak bisa dilakukan secara instan. Evaluasi kondisi atlet, penyusunan program latihan, hingga penguatan manajemen organisasi harus dilakukan sejak dini. Pendekatan ini penting untuk memastikan kesiapan Lampung dalam menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif.
Dalam konteks pembinaan, pendekatan profesional dan berbasis data menjadi kunci. Disiplin, konsistensi, serta komitmen dari seluruh pihak—mulai dari atlet, pelatih, hingga pengurus organisasi—harus terintegrasi dalam satu sistem yang solid.
Sementara itu, Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah, menilai antusiasme Lampung sebagai sinyal positif dalam menyongsong Porwanas 2027. Dukungan dari pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung dinilai menjadi modal penting dalam membangun kesiapan yang komprehensif.
Ia juga mengingatkan bahwa waktu persiapan yang tersisa harus dimanfaatkan secara optimal, termasuk dalam menentukan aspek teknis seperti cabang olahraga dan nomor pertandingan yang akan dipertandingkan. Perencanaan yang matang dinilai menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan.
Dengan kombinasi antara kesiapan teknis, pembinaan atlet, serta dukungan lintas sektor, PWI Lampung optimistis mampu mewujudkan target “dua sukses” pada Porwanas XV Tahun 2027. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga momentum penguatan peran jurnalis olahraga dalam ekosistem olahraga nasional. (tas)

