Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»GSI Munculkan Social Innovation Startups

GSI Munculkan Social Innovation Startups

KOMUNITAS redaksi19/10/2019 - 14:00 WIB

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus berupaya membangun ekosistem yang kondusif untuk tumbuh kembang startup di Indonesia. Salah satunya melalui platform GoStartupIndonesia (GSI).

Seperti roadshow sebelumnya, Bekraf kembali menyelenggarakan Mentoring dan Kompetisi GSI di Creative Hub Auditorium Mandiri Fisipol UGM, Yogyakarta Senin (14/10) lalu.

Diluncurkan setahun yang lalu oleh Bekraf bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, platform GSI bertujuan untuk menyinergikan berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem startup sehingga tercipta ekosistem startup yang kondusif.

Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo dalam sambutan pembukaan mengatakan bahwa Indonesia diperkirakan mencapai puncak bonus demografi di tahun 2030.

Dikatakan, hegemoni Tiongkok juga tidak lepas dari puncak bonus demografinya. Menurut Bappenas, Indonesia akan menjadi 4 besar negara terkuat ekonominya di dunia pada 2045 -Indonesia emas- seratus tahun NKRI.

“Dengan syarat, bonus demografi tadi bisa dimanfaatkan dengan baik. Manusia-manusianya berkualitas, solutif, inovatif, dan kreatif serta memiliki daya saing mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia, kata Fadjar.

Fadjar juga menuturkan bahwa dirinya percaya peserta startup yang hadir sudah familiar dengan teknologi, inovasi, dan kreatifitas untuk belajar dan memgembangkan ide.

“Hal ini merupakan potensi yang luar biasa. Oleh karena itu kegiatan ini dibuat untuk menangkap ide-ide yang kreatif, inovatif, dan solutif,” lanjutnya.

Fadjar menambahkan bahwa semakin besar masalah yang berhasil diidentifikasi dan semakin banyak orang yang merasakan bahwa itu sebuah masalah, maka semakin besar potensi startup untuk sukses karena potensi bisnis akan lebih besar.

“Maka hadapi masalah dan cari solusi. Bagaimana menyelesaikan masalah sosial melalui inovasi dengan memanfaatkan teknologi digital. Dalam pitching nanti diharapkan muncul startup-startup social innovator dengan ide-ide mengguncang yang dapat menyelesaikan persoalan bangsa ini,” ujarnya.

Roadshow di Yogyakarta terdiri atas 3 sesi, yaitu Workshop for Startup, Panel Discussion: Accelerating Indonesian Startup Ecosystem, dan Pitching Session.

Pada sesi Workshop for Startup, Bekraf menghadirkan narasumber handal, di antaranya Hendriko Gani Analyst Sucor Sekuritas, Grace Monika Ramli CLO Kontrak Hukum, Syaifullah Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Muhammad Neil El Himam Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK Bekraf, dan Budiman Wikarsa Head of Startup Ecosystem Amazon Web Service (AWS).

Pada sesi diskusi panel, narasumber yang hadir, antara lain: Matahari Farransahat Direktur Fisipol Creative Hub, Rimawan Yasin Ketua Bidang Keanggotaan Amvesindo, Wesley Harjono CEO Plug and Play Indonesia, Rabbi Amrita Divatama Investment Manager Mandiri Capital Indonesia, dan Fiera Chandisa Rahman Regional Marketing Ruang Guru Jakarta.

Sesi pitching menghadirkan 11 startup dengan dewan juri: Syaifullah, Rimawan Yasin, Wesley Harjono, Budiman Wikarsa dan Rabbi Amrita Divatama. Sebelas startup yang memperoleh kesempatan pitching di hadapan dewan juri adalah Lomba Mahasiswa, imart Indonesia, Popo, Ratapay, Pijar, Englishvit, Digitiket, Wujudkan, Waktu Kita, Oke Sayur, dan Soku.

Hasil kurasi dewan juri menetapkan Digitiket, startup dari Semarang yang memulai operasinya setahun yang lalu, mewalili startup Yogyakarta untuk berkompetisi di GSI tingkat nasional.

Rizki CEO Digitiket mengaku senang dengan terpilihnya Digitiket untuk mewakili startup Yogyakarta di level nasional.

“Jauh-jauh dari Semarang sayang banget kalau sudah sampai sini ternyata tidak bisa pitching. Senang bisa menambah network, menambah teman, membawa nama baik Yogyakarta di level nasional. Semoga ke depan bisa dapat input dari mentor yang lebih baik lagi supaya startup kita tidak hanya sukses di lokal tapi juga bisa go nasional dan internasional,” ungkap Rizki.

Roadshow GSI yang telah dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia, di antaranya Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, dan Denpasar merupakan dukungan konkret pemerintah dalam mempromosikan dan membawa startup lokal ke tingkatan yang lebih tinggi.

GSI dirancang khusus sebagai wadah bagi para startup untuk membangun koneksi dalam mengembangkan startup-nya baik secara nasional maupun internasional. (sak)

Bekraf GoStartupIndonesia
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.