Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU di Sidoarjo, Perkuat Layanan Sosial Inklusif bagi Anak dan Penyandang Disabilitas

Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU di Sidoarjo, Perkuat Layanan Sosial Inklusif bagi Anak dan Penyandang Disabilitas

PERISTIWA Tiara AS22/05/2026 - 10:36 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan layanan Omah Terapi-KU di UPT PPSAB Sidoarjo sebagai penguatan layanan rehabilitasi sosial inklusif.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pelayanan sosial berbasis inklusivitas dan kemanusiaan melalui peluncuran inovasi layanan “Omah Terapi Klien dan Umum (KU)” di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo. Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Selasa (19/5/2026).

Program Omah Terapi-KU dihadirkan sebagai bentuk penguatan layanan terapi dan rehabilitasi sosial bagi anak berkebutuhan khusus, penyandang disabilitas, lansia, hingga masyarakat umum yang membutuhkan terapi kesehatan secara berkelanjutan. Kehadiran layanan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas akses pelayanan sosial yang lebih merata dan terjangkau.

Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Omah Terapi-KU tidak hanya diperuntukkan bagi penerima manfaat di lingkungan UPT Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum, khususnya keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurutnya, layanan tersebut dirancang untuk memberikan ruang pemulihan yang lebih humanis dan mudah dijangkau masyarakat yang membutuhkan terapi rutin.

“Program ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat rentan agar mereka memperoleh layanan terapi dan rehabilitasi yang layak, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan bahwa layanan yang tersedia di Omah Terapi-KU cukup beragam, mulai dari fisioterapi, terapi okupasi, terapi sensorik integrasi untuk anak autisme, hingga terapi wicara. Seluruh layanan tersebut dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak maupun proses pemulihan pasien dewasa secara menyeluruh.

Khofifah menegaskan bahwa inovasi tersebut selaras dengan misi “Jatim Sejahtera” dalam program Nawa Bhakti Satya yang berfokus pada peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat melalui layanan sosial yang adaptif dan berkeadilan.

“Pelayanan sosial harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Karena itu, layanan terapi seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kualitas hidup masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Pada tahap awal, layanan Omah Terapi-KU dioperasikan di tiga lokasi berbeda. UPT PPSAB Sidoarjo difokuskan untuk pelayanan anak berkebutuhan khusus, Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo diperuntukkan bagi orang dewasa seperti penderita stroke dan gangguan jiwa, sementara UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang melayani terapi fisioterapi olahraga untuk penyandang disabilitas sensorik netra.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan memperluas layanan serupa di sejumlah UPT lainnya, antara lain UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Grahita Tuban, serta UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang.

“Pelayanan ini dirancang secara komprehensif agar menjangkau berbagai kelompok penerima manfaat, mulai anak-anak hingga lansia,” ungkapnya.

Khofifah memaparkan bahwa saat ini UPT PPSAB Sidoarjo melayani total 50 bayi dan anak. Rinciannya terdiri atas 34 anak usia 0 hingga 2 tahun, termasuk enam anak yang sedang dalam proses adopsi, dua anak usia di atas lima tahun, serta 14 anak penyandang disabilitas berusia enam bulan hingga 13 tahun.

Untuk mendukung pelayanan terapi, UPT tersebut memiliki dua tenaga terapis. Selain itu, tercatat sudah ada 20 masyarakat umum yang mendaftar untuk mendapatkan layanan terapi gratis yang dijadwalkan berlangsung setiap hari Rabu.

Menurut Khofifah, pengembangan Omah Terapi-KU tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Poltekkes Kemenkes Surakarta dan PT PLN (Persero). Kedua institusi tersebut dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam penguatan layanan terapi dan rehabilitasi sosial di Jawa Timur.

Poltekkes Kemenkes Surakarta memberikan dukungan berupa penguatan kapasitas sumber daya manusia, tenaga ahli, serta standar layanan kesehatan. Sementara PLN mendukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang digunakan untuk pengembangan fasilitas layanan terapi.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama agar pelayanan sosial dapat berkembang lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” tuturnya.

Khofifah berharap Omah Terapi-KU dapat berkembang menjadi pusat layanan terapi dan rehabilitasi sosial yang unggul, profesional, serta ramah bagi seluruh penerima manfaat. Ia juga berpesan kepada tenaga terapis dan pendamping sosial agar memberikan pelayanan dengan empati dan ketulusan.

Menurutnya, proses pemulihan tidak hanya ditentukan oleh aspek medis, tetapi juga oleh dukungan psikologis dan pendekatan kemanusiaan yang hangat kepada pasien maupun keluarga.

“Tempat ini diharapkan menjadi rumah pemulihan yang mampu menguatkan mental, membangun rasa percaya diri, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan CSR PLN Peduli senilai Rp250 juta untuk mendukung layanan Omah Terapi-KU di UPT PPSAB Sidoarjo dan Balai PRS PMKS Sidoarjo. Bantuan diserahkan oleh General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani.

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara Poltekkes Kemenkes Surakarta dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebagai langkah penguatan sinergi dalam pengembangan layanan terapi dan rehabilitasi sosial di Jawa Timur. (tas)

Dinsos Jatim Disabilitas jawa timur Khofifah Indar Parawansa layanan terapi Omah Terapi-KU rehabilitasi sosial UPT PPSAB Sidoarjo
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.