Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas wilayah dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IV IKA UNAIR Sulawesi Selatan yang digelar di Hall Maroa, The Rinra Makassar, Kamis (16/4/2026).
Dalam forum yang juga dirangkai dengan kegiatan ramah tamah tersebut, Khofifah menyoroti urgensi sinergi berbasis riset dan data untuk memperkuat konektivitas pembangunan antara kawasan Indonesia Barat dan Timur. Pendekatan ini, menurutnya, harus dilandasi prinsip inklusivitas agar seluruh wilayah dapat berkembang secara merata.
Peran strategis IKA UNAIR, lanjut Khofifah, kini tidak hanya sebatas wadah alumni, tetapi juga sebagai penghubung kolaborasi lintas sektor. Ia menilai jejaring alumni dapat menjadi katalis dalam membangun ekosistem riset yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.
Dalam konteks penguatan kawasan timur Indonesia, Khofifah menilai keberadaan Universitas Hasanuddin sebagai mitra strategis sangat penting. Kolaborasi antara perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, bersama sektor publik dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong inovasi dan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.
Khofifah juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Jawa Timur sebagai contoh konkret hasil sinergi multipihak. Di bidang pendidikan, Jawa Timur secara konsisten mencatat jumlah siswa SMA/SMK terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur tanpa tes selama tujuh tahun berturut-turut.
Selain itu, sektor pertanian di Jawa Timur telah mencapai tahap kedaulatan pangan. Keberhasilan ini, menurut Khofifah, merupakan hasil integrasi antara riset pertanian, kebijakan publik, serta pendampingan berkelanjutan kepada petani.
Kinerja positif juga terlihat pada sektor peternakan dan perikanan. Dukungan infrastruktur seperti Balai Besar Inseminasi Buatan milik Kementerian Pertanian di Jawa Timur turut memperkuat produksi dan distribusi bibit unggul, sehingga meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional.
Lebih jauh, Khofifah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor lainnya harus difokuskan pada penguatan kapasitas SDM agar mampu bersaing secara global.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya Muswil IV IKA UNAIR Sulawesi Selatan. Ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada Andi Marhamah yang terpilih sebagai Ketua IKA UNAIR Sulsel periode 2025–2030.
Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat jaringan alumni sekaligus mendorong kolaborasi riset lintas wilayah yang berdampak nyata bagi masyarakat. Momentum Muswil ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempererat konektivitas antarwilayah melalui kontribusi keilmuan dan inovasi.
Dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Khofifah optimistis bahwa pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud, tanpa meninggalkan satu pun wilayah dalam proses kemajuan nasional. (tas)

