Hajatan Rakyat di Jogjakarta Meriah
KOMUNITAS PERISTIWA

Hajatan Rakyat di Jogjakarta Meriah

Calon presiden (capres) nomor 3 menghadiri acara Hajatan Rakyat Jogjakarta di Alun-Alun Wates, Kabupaten Kulonprogo, Minggu (28/1). Ganjar yang datang mengenakan kemeja putih Sat Set dengan rompi hitam, langsung menyapa puluhan ribu pendukungnya dari berbagai daerah di Jogja sampai Jawa Tengah itu.

Perhatian mantan Gubernur Jawa Tengah itu sempat teralihkan pada seorang pendukungnya yang tuna rungu. Ganjar dan penyandang disabilitas itu sempat saling melempar bahasa isyarat. Ganjar pun memberikan rompi yang dikenakannya sebagai wujud perhatian untuk penyandang disabilitas.

“Ini kelompok tuli saya mau sapa dulu. Terima kasih, terima kasih. Termasuk teman-teman penyandang disabilitas inilah bapak ibu yang perlu mendapatkan perhatian,” kata Ganjar dalam orasinya, Minggu (28/01).

Ganjar menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatiannya dalam merancang pembangunan bangsa dengan konsep no one left behind atau tidak ada seorang pun yang tertinggal, termasuk untuk kalangan termarjinalkan seperti penyandang disabilitas.

“Konsep dan teorinya tidak terlalu sulit ya, cerita merencanakan pembangunan dengan no one left behind, tidak ada yang ditinggalkan termasuk kelompok masyarakat wabil khusus disabilitas,” ucap Ganjar.

Capres berambut putih itu mengungkapkan pengalamannya saat masih menjabat gubernur dalam memberikan ruang dan wadah untuk perempuan dan penyandang disabilitas.

Menurut Ganjar, kelompok masyarakat yang termarjinalkan dan kurang perhatian pemerintah selama ini, harus dilakukan dengan komitmen penuh agar hak-hak mereka bisa setara.

“10 tahun kami diajari oleh mereka (penyandang disabilitas). Saya diajari bagaimana pemerintah mesti arif, bagaimana menyetarakan mereka dan ini harus dengan tindakan khusus, tidak bisa disamakan dengan yang lain. Apakah itu akses dalam mereka bertransportasi, mengevakuasi diri, apakah akses pada pendidikan, keterampilan pengembangan diri termasuk akses permodalan,” pungkas Ganjar.

Hajatan Rakyat Jogjakarta itu juga turut dihadiri Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasyid; Dewan Penasihat TPN, Yenny Wahid; seniman Butet Kartaredjasa hingga band Slank yang telah resmi mendukung Ganjar-Mahfud. (gp)