Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Harga Cabai Kerap Naik Akhir Tahun, Pemkot Surabaya Perkuat Urban Farming Cabai dan Bawang

Harga Cabai Kerap Naik Akhir Tahun, Pemkot Surabaya Perkuat Urban Farming Cabai dan Bawang

PERISTIWA Tiara AS16/12/2025 - 10:26 WIB
DKPP Surabaya fokuskan urban farming cabai dan bawang untuk tekan lonjakan harga akhir tahun dan perkuat ketahanan pangan warga.

Fluktuasi harga cabai dan bawang yang kerap terjadi di akhir tahun mendorong Pemerintah Kota Surabaya memperkuat program urban farming. Upaya tersebut diwujudkan melalui Surabaya Urban Farming Competition 2025 yang penganugerahannya digelar Senin (15/12/2025).

Kepala DKPP Kota Surabaya Antiek Sugiharti menjelaskan, kompetisi tahun ini difokuskan pada budidaya cabai dan bawang merah, berbeda dari tahun sebelumnya yang menitikberatkan pada komoditas buah.

“Setiap momen hari besar keagamaan hingga Natal dan Tahun Baru, harga cabai hampir selalu naik. Karena itu, kami mendorong warga memahami cara budidaya cabai dan bawang secara benar,” jelas Antiek.

Menurutnya, para poktan tidak hanya berlomba menghasilkan panen, tetapi juga dibekali pengetahuan teknis mulai dari pemupukan berimbang, fase vegetatif dan generatif, hingga penanganan hama dan dampak cuaca ekstrem.

Meski menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, hasil panen kelompok tani urban farming Surabaya dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan daerah lain. “Ini luar biasa. Kualitasnya bagus meski ditanam di wilayah perkotaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani menambahkan bahwa urban farming memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia berharap, ke depan hasil panen poktan tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga mampu memasok kebutuhan hotel, rumah makan, dan pasar modern, asalkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Urban Farming Competition juga direncanakan menjadi bagian dari penguatan Program Kampung Pancasila, dengan mendorong transfer pengetahuan antarkelompok tani di tingkat RT dan RW.

“Ilmu yang sudah didapat bisa dibagikan ke lingkungan sekitar. Dengan begitu, ketahanan pangan bisa dibangun dari tingkat paling bawah,” pungkas Antiek. (tas)

bawang merah Surabaya DKPP Kota Surabaya harga cabai Surabaya ketahanan pangan perkotaan urban farming cabai
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.