Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Baru Penggerak UMKM

Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Baru Penggerak UMKM

PERISTIWA Tiara AS10/03/2026 - 10:07 WIB
Pemkot Surabaya kembangkan Hutan Kota Jeruk sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga menggerakkan ekonomi UMKM.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Salah satu kawasan yang kini tengah disiapkan sebagai destinasi wisata berbasis ekonomi kerakyatan adalah Hutan Kota Jeruk di Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata di Kota Pahlawan tidak boleh berhenti pada pembangunan fasilitas semata. Menurutnya, setiap destinasi wisata harus mampu menciptakan perputaran ekonomi yang melibatkan masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menjelaskan bahwa konsep wisata yang dikembangkan Pemkot Surabaya tidak hanya berfokus pada keindahan alam atau ruang terbuka hijau, tetapi juga harus menghadirkan aktivitas yang terus diperbarui agar kawasan tersebut tetap hidup dan menarik bagi pengunjung.

“Wisata itu harus memiliki aktivitas yang terus bergerak dan berkembang. Dengan begitu, kawasan tersebut akan selalu ramai dikunjungi dan tidak kehilangan daya tariknya,” ujar Eri Cahyadi, Senin (9/3/2026).

Salah satu contoh kawasan yang mulai diarahkan dengan konsep tersebut adalah Hutan Kota Jeruk. Kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi tempat berkembangnya aktivitas ekonomi berbasis komunitas.

Eri menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sekitar menjadi kunci utama keberhasilan pengembangan kawasan wisata. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dengan membuka usaha di sekitar kawasan wisata.

Melalui langkah tersebut, kehadiran destinasi wisata diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga setempat, baik melalui peluang usaha maupun peningkatan pendapatan.

“Saya tidak ingin ketika wisata dibuka tetapi tidak memberikan dampak bagi masyarakat sekitar. Harapannya, ada UMKM yang bisa berjualan di sana sehingga ekonomi warga ikut bergerak,” jelasnya.

Meski memberikan ruang bagi UMKM untuk berjualan, Pemkot Surabaya tetap menekankan pentingnya menjaga kualitas produk yang ditawarkan kepada pengunjung. Oleh karena itu, setiap produk yang dijual di kawasan wisata akan melalui proses kurasi terlebih dahulu.

Proses kurasi ini dilakukan untuk memastikan standar kualitas tetap terjaga, baik dari segi rasa, kebersihan, maupun penyajian produk. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kepuasan pengunjung sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal.

“Produk yang dijual harus berkualitas. Terutama untuk makanan, rasanya harus konsisten sehingga pengunjung yang datang merasa puas,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga berencana memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan usaha. Pelatihan tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM agar lebih siap memanfaatkan peluang ekonomi dari berkembangnya destinasi wisata di Surabaya.

Dengan konsep wisata yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemkot Surabaya optimistis kawasan seperti Hutan Kota Jeruk dapat menjadi destinasi baru yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (tas) 

Eri Cahyadi wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya pengembangan wisata Surabaya UMKM Surabaya Wisata Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.