Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»HIBURAN»‘Hutang Nyawa’ Kombinasi Horor dan Budaya

‘Hutang Nyawa’ Kombinasi Horor dan Budaya

HIBURAN redaksi23/11/2024 - 14:00 WIB

Sutradara film ‘Hutang Nyawa’, Billy Christian menceritakan tentang film terbarunnya hasil garapan bersama Visinema. Ia mengatakan, film ini mengangkat unsur batik sebagai elemen penting dalam cerita horor.

Billy mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama baginya menggunakan unsur budaya yaitu batik dalam sebuah film horor. Ia merasa ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan kembali budaya Indonesia dalam bentuk yang segar agar tidak monoton.

“Kami ingin batik tidak hanya menjadi latar belakang, tapi juga memiliki peran penting dalam narasi. Kami juga ingin mengingatkan penonton akan pentingnya melestarikan tradisi ini,” katanya dalam Press Conference yang digelar di Metropole XXI, Menteng, Jakarta, pada Kamis (21/11).

Untuk menciptakan batik yang sesuai dengan tema film, Billy mengaku melakukan riset mendalam tentang cara pembuatan batik. Serta mencari filosofi di balik setiap corak agar maksimal.

“Saya pergi ke beberapa daerah di Jawa dan berbincang dengan pembuat batik. Hal itu saya lakukan agar lebih memahami makna dan proses pembuatan batik yang lebih mendalam,” ujarnya.

Dalam aspek etnisitas, Billy menyebutkan bahwa penggambaran makhluk horor dalam film ini sangat dipengaruhi oleh budaya Indonesia. Pencarian lokasi syuting juga menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer horor yang mendalam.

“Kami mendesain hantu dan elemen-elemen horor lainnya berdasarkan mitos dan cerita rakyat yang ada, agar lebih terasa lokal. Untuk lokasi yang kami pilih juga memiliki cerita misterius dan cukup menyeramkan, sehingga sangat mendukung suasana horor,’

Dengan kombinasi antara budaya batik dan elemen horor, Billy berharap Hutang Nyawa tidak hanya memberi pengalaman menegangkan. Tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia yang bisa disaksikan di Bioskop pada 12 Desember 2024 mendatang. (rri)

film 'hutang nyawa'
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.