Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Indonesia Dihadapkan Banyak Persoalan Korupsi

Indonesia Dihadapkan Banyak Persoalan Korupsi

PEMERINTAHAN redaksi21/10/2024 - 11:00 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, bangsa Indonesia harus menghadapi kenyataan bahwa masih banyak terjadi kebocoran dan korupsi di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut sangat membahayakan masa depan rakyat Indonesia di masa mendatang.

“Kita harus menghadapi kenyataan bahwa masih terlalu banyak kebocoran penyelewengan korupsi di negara kita. Ini yang membahayakan masa depan kita dan masa depan anak-anak kita, cucu-cucu kita,” ujar Presiden Prabowo, Minggu (20/10) di Gedung Nusantara.

Menurutnya, bangsa Indonesia harus berani mengakui banyaknya kebocoran-kebocoran anggaran, korupsi, kolusi kalangan pejabat. Apalagi, melibatkan pengusaha-pengusaha nakal dan tidak patriotik.

Presiden Prabowo mengatakan, masih banyak rakyat yang tidak dapat menikmati hasil kemerdekaan karena berada di bawah garis kemiskinan. “Terlalu banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak makan pagi, banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian sekolah,” ucap Presiden Prabowo.

Baginya, para pemimpin politik tidak boleh cepat gembira dengan melihat angka statistik yang tidak menggambarkan kenyataan di lapangan. “Padahal kita belum melihat gambaran sepenuhnya,” ucap Presiden Prabowo.

“Apakah kita sadar, bahwa kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar? Apakah kita sadar rakyat kita dan anak-anak kita banyak yang kurang gizi?” kata Presiden Prabwo.

“Banyak rakyat yang tidak dapat pekerjaan yang baik, banyak sekolah-sekolah kita yang tidak terurus? Saudara-saudara, kita harus berani melihat ini semua dan harus berani menyelesaikan masalah ini,” ucap Presiden Prabowo.

Bagi Presiden Prabowo, tidaklah salah Indonesia berbangga dapat diterima di kumpulan G20, termasuk menjadi negara ekonomi 16 terbesar dunia. “Tapi apakah kita sungguh-sungguh paham dan melihat gambaran utuh dari keadaan kita?” ujar Presiden.

Menurutnya, Indonesia harus menjelma menjadi bangsa yang benar-benar menyejahterakan rakyatnya. “Anak-anak kita semua harus bisa makan bergizi minimal satu kali sehari, dan itu akan kita lakukan, harus,” ucap Presiden. (rri)

Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.