Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Jawa Timur Raih IPP 4,75 Tertinggi Nasional, Khofifah: Pelayanan Publik Harus Semakin Mudah dan Inklusif

Jawa Timur Raih IPP 4,75 Tertinggi Nasional, Khofifah: Pelayanan Publik Harus Semakin Mudah dan Inklusif

PERISTIWA Tiara AS12/01/2026 - 10:38 WIB
Indeks Pelayanan Publik Jawa Timur 2025 mencapai 4,75 tertinggi nasional. Gubernur Khofifah dorong layanan publik yang cepat, transparan, dan berpihak ke warga.

Kualitas pelayanan publik di Jawa Timur kembali mendapat pengakuan nasional. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menetapkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan Indeks Pelayanan Publik (IPP) tertinggi secara nasional tahun 2025.

Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026, IPP Jawa Timur tercatat sebesar 4,75 dengan predikat A (Prima). Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh pemerintah provinsi di Indonesia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian ini sebagai hasil konsistensi pemerintah daerah dalam membenahi sistem pelayanan publik agar semakin mudah diakses dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan publik harus terus bertransformasi mengikuti dinamika masyarakat. Kita ingin layanan yang tidak berbelit, jelas prosedurnya, pasti waktunya, dan transparan biayanya,” ujar Khofifah, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa selama empat tahun terakhir, IPP Jawa Timur terus menunjukkan tren peningkatan. Dari angka 4,36 pada 2023, naik menjadi 4,633 pada 2024, hingga mencapai 4,75 pada 2025.

Tak hanya dari sisi indeks, peningkatan kualitas layanan juga terlihat dari jumlah perangkat daerah yang meraih kategori Prima. Dari 64 perangkat daerah dan RS UOBK yang dievaluasi, 25 unit berhasil meraih predikat tertinggi, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Artinya, perbaikan pelayanan tidak hanya di level kebijakan, tetapi sudah dirasakan hingga unit-unit layanan langsung yang bersentuhan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim terus memperkuat pelayanan berbasis digital, pengelolaan pengaduan publik, serta peningkatan profesionalisme aparatur melalui pembinaan SDM dan pengawasan internal yang berkelanjutan.

Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota juga terus dilakukan agar standar pelayanan publik meningkat secara merata di seluruh wilayah Jawa Timur.

Sebagai penguatan regulasi, Pemprov Jatim menyiapkan Peraturan Gubernur tentang Pelayanan Publik yang akan diberlakukan pada 2026. IPP juga telah dimasukkan sebagai indikator utama dalam RPJMD Jawa Timur 2025–2030.

“Ketika pelayanan publik semakin baik, kepercayaan masyarakat akan tumbuh. Dari situlah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud,” tutup Khofifah. (tas)

IPP Jawa Timur 2025 Khofifah Jatim layanan publik prima PEKPPP 2025 pelayanan publik Jatim reformasi pelayanan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.